Dukung Swasembada Pangan, Wali Kota Jambi Ajak Pramuka Tanam Padi Gogo

Wali Kota Jambi, Maulana, bersama anggota Pramuka menanam Padi Gogo di lahan Kelompok Tani Kasturi, Simpang III Sipin.

Reporter: DOD | Editor: Admin
Dukung Swasembada Pangan, Wali Kota Jambi Ajak Pramuka Tanam Padi Gogo
Wali Kota Jambi, Maulana, bersama anggota Pramuka menanam Padi Gogo di lahan Kelompok Tani Kasturi, Simpang III Sipin | foto : gjj

INFOJAMBI.COM – Pemerintah Kota Jambi melibatkan 500 anggota Pramuka tingkat SMP melakukan penanaman Padi Gogo di lahan Kelompok Tani (Poktan) Kasturi, Kelurahan Simpang III Sipin. 

Langkah ini merupakan aksi nyata daerah dalam mendukung program swasembada pangan yang menjadi salah satu visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Gapoktan Tanjung Sehati Desa Mekar Jaya Segera Miliki Kantor

Kegiatan berlangsung Sabtu (11/4/2026) dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, bersama unsur forkopimda. 

Ratusan pelajar tampak antusias turun ke lahan pertanian yang berada di tengah kawasan pemukiman Kecamatan Kota Baru tersebut.

Baca Juga: Tinjau Mall dan Swalayan Kota Jambi, Kapolda Tegaskan Prokes

Maulana menegaskan, upaya ini adalah komitmen besar Pemerintah Kota Jambi menjaga ketahanan pangan, meski wilayahnya bukan daerah agraris. 
Program ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar memiliki pengetahuan praktis mengenai dunia pertanian sejak dini.

"Ini pertanian konsep modern, memanfaatkan lahan-lahan tidur dan tidak perlu profesi khusus untuk mencintai pertanian," ujar Maulana.

Baca Juga: Kapolda Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Jambi

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jambi juga melibatkan anak-anak tingkat PAUD dalam kegiatan serupa, untuk menanamkan rasa cinta tanah air. 
Poktan Kasturi menjadi unik karena dikelola oleh warga yang profesi aslinya bukan sebagai petani tradisional.

Wali Kota Maulana memberi apresiasi tinggi kepada para anggota kelompok tani yang mampu mengubah lahan menganggur menjadi area produktif. 
Sejak awal kepemimpinannya, optimalisasi lahan tidur memang menjadi prioritas untuk memperkuat ketersediaan pangan di tingkat lokal.

"Lahannya dari lahan tidur yang bukan lahan pertanian. Ini saya tekankan dari awal kepemimpinan agar memanfaatkan lahan tidur yang bisa dioptimalkan," kata Maulana menjelaskan strategi pemanfaatan lahan.

Keberadaan lahan pertanian di tengah perumahan ini juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi agrowisata baru. 
Maulana berharap lokasi ini dapat menjadi laboratorium alam bagi para pelajar untuk belajar bercocok tanam di luar jam sekolah.

Aktivitas di sawah ini dianggap sangat efektif dalam mengurangi ketergantungan generasi muda terhadap penggunaan gawai atau gadget berlebihan. 

Kepedulian terhadap sektor pertanian diharapkan dapat tumbuh subur di jiwa anak muda Jambi melalui praktik langsung di lapangan.

"Semua telah dijalankan, sejauh ini telah dibuktikan, melalui Poktan Kasturi anak-anak belajar pertanian. Mereka keluar dari ketergantungan gadget. Ini program yang berdampak positif bagi anak-anak muda agar mencintai dan peduli terhadap pertanian," pungkas Maulana.

Penanaman padi gogo tersebut dilakukan di atas lahan seluas 20 tumbuk dengan dukungan fasilitas lengkap dari Pemerintah Kota Jambi. 

Seluruh bantuan peralatan hingga bibit pertanian disediakan secara gratis guna memastikan keberhasilan program tanam serentak ini.

Agenda tersebut juga ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara dinas terkait dan pengurus kelompok tani. 

Kerja sama ini melibatkan dinas pendidikan serta dinas pertanian dan ketahanan pangan Kota Jambi untuk menjaga keberlanjutan program.

Sejumlah pejabat hadir menyaksikan momentum tersebut, termasuk Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Jambi, Yunimar. 

Hadir pula para camat, lurah, serta penyuluh pertanian yang memberikan arahan teknis kepada para anggota Pramuka di lokasi.

Penyuluhan yang intensif terus diberikan agar padi yang ditanam tumbuh maksimal hingga masa panen tiba. Pemerintah optimistis kolaborasi lintas sektor ini memperkuat ketahanan pangan warga di tengah dinamika ekonomi global.

Melalui gerakan ini Kota Jambi membuktikan keterbatasan lahan bukan penghalang untuk mewujudkan kemandirian pangan. 

Inovasi pertanian perkotaan menjadi kunci bagi kota-kota besar untuk tetap berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya