Sinergi Pemerintah dan Pedagang, Wagub Jambi dan Wamentan Dorong Kebangkitan Pasar Tradisional

Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menyampaikan sambutan pada prosesi pelantikan DPW Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Jambi, Senin malam.

Reporter: WA | Editor: Admin
Sinergi Pemerintah dan Pedagang, Wagub Jambi dan Wamentan Dorong Kebangkitan Pasar Tradisional
Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menyampaikan sambutan pada prosesi pelantikan DPW Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Jambi, Senin malam | foto : sobirin

INFOJAMBI.COMWakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, hadir pada prosesi pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPW APPSI) Provinsi Jambi, Senin (21/4/2026) malam. 

Pelantikan berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, dihadiri Wakil Menteri Pertanian RI Sudaryono.

Baca Juga: Wawako Safari Ramadhan ke Amuntai

Abdullah Sani menekankan, pasar rakyat merupakan fondasi utama menggerakkan perekonomian kerakyatan, serta mendukung pertumbuhan UMKM lokal. Pengurus APPSI Jambi diharap mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara para pedagang dan pemerintah daerah.

“Amanah ini bukan tugas ringan, namun dengan komitmen dan kebersamaan, saya yakin organisasi ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Abdullah Sani.

Baca Juga: Walikota dan Wakil Walikota Jambi Safari Ramadhan di Sekoja

Abdullah Sani mengingatkan, keberlanjutan eksistensi pasar tradisional merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah semata. Melalui wadah APPSI, pasar diharapkan bertransformasi menjadi ruang transaksi yang bersih, aman, serta mampu bersaing dengan ritel modern.

“Keberadaan dan keberlanjutan pasar bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk para pedagang, pengelola pasar, hingga masyarakat sebagai konsumen,” tegasnya.

Baca Juga: Sani Akui Aset Senilai Rp 7,45 Miliar Belum Teridentifikasi

Abdullah Sani meyakini, penguatan peran pedagang berdampak langsung pada pencapaian visi Jambi Mantap 2029 yang berdaya saing dan berkelanjutan. Ia mengapresiasi kontribusi nyata para pedagang pasar yang selama ini menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, memberi penekanan keras agar pengurus APPSI Jambi tidak hanya terjebak dalam kegiatan seremonial belaka. Jajaran pengurusnya harus berani melakukan koordinasi intensif dengan kepala daerah maupun Bulog guna menjaga stabilitas harga pangan.

“Saya minta pengurus harus aktif. Jangan hanya semangat saat pelantikan. Harus berani berkoordinasi dengan bupati, wali kota, dinas perdagangan hingga Bulog. Jika ada kendala distribusi atau akses barang, segera komunikasikan. Kami bantu fasilitasi,” imbaunya.

Sudaryono memaparkan, pedagang pasar memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan mewujudkan swasembada pangan nasional. Sejarah panjang organisasi ini mencatat keterlibatan tokoh-tokoh besar, seperti Prabowo Subianto yang pernah berjuang demi hak-hak pedagang kecil.

Terkait kebijakan pusat, Sudaryono menjelaskan, pemerintah saat ini sedang fokus melakukan efisiensi anggaran demi kepentingan rakyat banyak. Fokus utama pemerintah memastikan setiap dana negara dialokasikan secara produktif untuk meningkatkan daya beli dan kesejahteraan masyarakat.

“Efisiensi bukan berarti mengurangi pelayanan, tapi memastikan anggaran lebih fokus, produktif, dan efektif,” jelas Sudaryono.

Ketua DPW APPSI Provinsi Jambi, Ari Budi Pratiwi, berkomitmen segera bergerak memperkuat soliditas internal organisasi. Fokus utama kepengurusan periode ini mendukung program ketahanan pangan, serta merespons cepat setiap kebutuhan pedagang di lapangan.

Pelantikan diakhiri dengan sesi dialog singkat antara pedagang dengan jajaran Pemerintah Provinsi Jambi dan Kementerian Pertanian. Momentum ini diharap menjadi titik awal kebangkitan pasar tradisional di Provinsi Jambi agar lebih tangguh menghadapi dinamika ekonomi global. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya