INFOJAMBI.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyambut hangat kedatangan para kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi yang mulai tiba di Kota Jambi, Jumat (30/10/2026).
Penyambutan berlangsung penuh kehangatan dan nuansa religius di Lobi Utama Kantor Wali Kota Jambi. Para kafilah disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Jambi, bersama jajaran Pemerintah Kota Jambi.
Baca Juga: Kapolda Hadiri Apel Bersama Penanganan Covid-19
Kafilah Kabupaten Kerinci menjadi rombongan pertama yang tiba pada Jumat pagi, disusul kafilah Kabupaten Muaro Jambi yang hadir bersama Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir.
Penyambutan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus komitmen Pemkot Jambi sebagai tuan rumah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta MTQH ke-55 agar merasa nyaman selama berada di Kota Jambi.
Baca Juga: Corona Terus Bertambah, Kota Jambi Masih Tertinggi, Zona Merah Pula
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kafilah. Ia berharap MTQH tidak hanya menjadi ajang perlombaan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat syiar Islam, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an dan Hadits.
“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh kafilah. Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan kebahagiaan sekaligus kehormatan bagi kami. Anggaplah Kota Jambi sebagai rumah bersama. Bapak dan Ibu bukan sekadar tamu, melainkan keluarga yang datang untuk bersilaturahmi dan bersama-sama menyukseskan syiar Islam,” ujar Diza.
Baca Juga: Anak Buah Syarif Fasha Jadi Tersangka Kasus Korupsi
Menurutnya, keberhasilan MTQH tidak hanya diukur dari siapa yang meraih juara, tetapi juga dari nilai kebersamaan, persaudaraan, dan semangat untuk mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQH bukan sekadar perlombaan untuk mencari yang terbaik. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari syiar Islam dan upaya melahirkan generasi Qur’ani yang mampu membaca, memahami, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits,” tambahnya.
Diza juga berharap seluruh rangkaian perlombaan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan menjunjung tinggi ketentuan yang berlaku. Ia mengajak seluruh kafilah untuk saling berkoordinasi dan menjaga semangat kebersamaan selama pelaksanaan MTQH.
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com