Wakil Gubernur Jambi Minta FSP3-SPSI Ikut Membangun Jambi

Wakil Gubernur Jambi minta FSP3-SPSI Provinsi Jambi ikut membangun kehidupan bermasyarakat di Provinsi Jambi.

Reporter: Tim Liputan | Editor: Doddi Irawan
Wakil Gubernur Jambi Minta FSP3-SPSI Ikut Membangun Jambi
Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani.

KOTAJAMBI, INFOJAMBI.COM - Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, minta Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( FSP3-SPSI) Provinsi Jambi ikut membangun kehidupan bermasyarakat di Provinsi Jambi.

Pemerintah Provinsi Jambi selalu memperhatikan kesejahteraan buruh yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi bangsa. 

Hal itu disampaikan Abdullah Sani pada Musda FSP3-SPSI Provinsi Jambi 2022, di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu 21 September 2022.

“Semoga FSP3-SPSI Provinsi Jambi semakin maju, saling sinergi dan menjaga soliditas antar anggota, pengurus, dan pemerintah dalam membangun Provinsi Jambi menuju kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Abdullah Sani.

Abdullah Sani menerangkan, berdasarkan data BPS 2021, luas lahan perkebunan di Provinsi Jambi 1.345.186 hektar, terdiri dari beberapa jenis tanaman perkebunan. 

Banyak perkebunan yang menjadi indikasi besarnya potensi tenaga kerja yang bekerja di sektor perkebunan di Provinsi Jambi. Tenaga yang berkerja di perkebunan harus mendapat perlindungan hak-haknya sebagai tenaga kerja oleh pemerintah.

Pemerintah Provinsi Jambi memberikan perhatian besar terhadap pembangunan sektor pertanian yang menjadi prioritas, yaitu meningkatan kualitas dan ketersediaan jaringan irigasi, air bersih dan bendungan, peningkatan dan pengembangan sektor pertanian, ketahanan pangan, kelautan dan perikanan. 

Pemprov Jambi terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan kabupaten/kota, instansi vertikal, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat, untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Abdullah Sani mengingatkan FSP3-SPSI agar lebih memperkuat konsolidasi internal organisasi dan percepatan program kerja, demi kesejahteraan buruh yang tergabung dalam organisasi ini.

Selain itu melakukan pembinaan kepada seluruh pekerja, khususnya di perusahaan pertanian dan perkebunan. Peningkatan skill pekerja sangat baik, karena selaras dengan kebutuhan pemilik perusahaan, yaitu mencari tenaga kerja terampil, sehingga terwujud saling sinergi dan terjalin kerja sama serta hubungan baik antara perusahaan dan pekerja.

Akhir-akhir ini banyak isu strategis terkait buruh yang kerap dijadikan komoditas kepentingan politik. Karena itu, politik buruh harus selaras dengan tujuan dan program pembangunan, dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. ***

Baca Juga: Mohon Pak Gubernur dan Pak Bupati. Lihat Anak Isteri Kami...

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya