INFOJAMBI.COM – Komitmen Asian Agri melalui unit bisnisnya PT Inti Indosawit Subur (IIS) Kebun Muara Bulian, Jambi, dalam mendukung pendidikan vokasi diwujudkan melalui pemberian sarana praktik pembibitan kelapa sawit varietas unggul Topaz kepada SMKN 8 Batang Hari, Desa Bukit Sari, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kabupaten Batang Hari, Jambi.
Bantuan berupa 500 kecambah kelapa sawit unggul varietas Topaz tersebut diserahkan kepada pihak sekolah pada Rabu 2 September 2026. Bantuan ini merupakan bagian dari program CSR perusahaan yang diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran siswa, khususnya pada jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan.
Baca Juga: Asian Agri Bersama Tanoto Foundation Peduli Pendidikan
Manager Plasma PT IIS Kebun Muara Bulian, Ayat Khumaini, mengatakan bahwa bantuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sarana praktik, tapi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan mengenalkan industri kelapa sawit kepada generasi muda secara lebih nyata.
“Edukasi mengenai industri kelapa sawit perlu diberikan secara jelas dan terstruktur. Melalui bantuan kecambah varietas Topaz ini, siswa dapat mempelajari dan melihat secara langsung proses pertumbuhan tanaman kelapa sawit sejak dari kecambah hingga tahap pembibitan,” ujar Ayat.
Baca Juga: Perbaiki Jalan Pemda, Asian Agri Turunkan Alat Berat
Menurutnya, keberadaan kebun sekolah diharapkan dapat menjadi ruang belajar hidup yang menghubungkan teori yang diperoleh siswa di dalam kelas dengan praktik di lapangan.
Selain menjadi sarana praktik, pemanfaatan lahan sekolah untuk pembibitan dan kebun juga diharapkan dapat mengoptimalkan lahan yang sebelumnya belum produktif. Ke depan, hasil pengelolaan kebun dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan sekolah sekaligus memberikan pengalaman kepada siswa mengenai pengelolaan usaha perkebunan.
Baca Juga: Asian Agri dan Tanoto Foundation Latih Guru Tingkatkan Kemampuan Baca Siswa
“Harapannya, sarana ini dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam praktik kurikulum SMK. Kami juga siap mendampingi agar siswa mendapatkan pengetahuan mengenai praktik pembibitan dan pengelolaan tanaman yang baik,” tambah Ayat.
Kepala SMKN 8 Batang Hari, Nur Alip, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PT IIS. Menurutnya, bantuan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran siswa, khususnya karena sekolah memiliki jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan 500 kecambah varietas Topaz ini. Dengan adanya sarana praktik ini, siswa dapat mempelajari secara langsung pertumbuhan kelapa sawit mulai dari kecambah. Hal ini tentunya membuka wawasan mereka mengenai industri kelapa sawit,” ujar Nur Alip.
Ia berharap pendampingan dari perusahaan dapat terus berlanjut, terutama dalam memberikan pemahaman mengenai teknik pembibitan, perawatan, pemupukan, hingga pengelolaan tanaman.
“Dengan adanya pendampingan, edukasi yang diterima siswa tidak hanya teori, tetapi juga praktik terbaik yang bisa mereka lihat dan lakukan secara langsung. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya kami menjembatani dunia sekolah dengan dunia kerja. Dengan pengalaman praktik sejak di bangku sekolah, kami berharap para siswa memiliki gambaran mengenai dunia industri, sehingga mereka akan siap memasuki dunia kerja,” katanya.
Nur Alip menjelaskan, pengembangan kebun sekolah merupakan bagian dari upaya sekolah menciptakan lulusan yang kompeten dan mampu bersaing di dunia kerja. Pengelolaannya akan dilakukan secara kolaboratif melalui integrasi dengan kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, serta pendampingan dari dunia kerja.
Program ini menjadi salah satu bentuk pendekatan CSR PT IIS yang diarahkan untuk memberikan manfaat yang lebih berkelanjutan dan tepat sasaran.
Pemberian kecambah bukan berhenti pada serah terima bantuan, tetapi diharapkan berkembang menjadi sarana pembelajaran yang dapat digunakan siswa secara berkelanjutan. Melalui proses tersebut, siswa tidak hanya mengenal kelapa sawit sebagai komoditas, tetapi juga memahami tahapan budidaya, penggunaan bibit unggul, pemeliharaan tanaman, hingga potensi ekonominya.
Varietas Topaz sendiri merupakan salah satu varietas unggul yang dikembangkan Asian Agri. Pengenalan bibit unggul sejak bangku sekolah diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya penggunaan bahan tanaman berkualitas dalam mendukung produktivitas perkebunan.
Dengan adanya kolaborasi antara sekolah dan dunia industri, program CSR ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak, sekolah memperoleh sarana pembelajaran yang aplikatif, sementara siswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai praktik perkebunan yang dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja.
Melalui pendekatan tersebut, PT IIS berharap dukungan terhadap pendidikan tidak hanya menghasilkan bantuan yang bersifat sesaat, tetapi dapat tumbuh menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com