Darurat Sampah 2026: Elpisina Desak Solusi Hulu ke Hilir

Darurat Sampah 2026: Elpisina Desak Solusi Hulu ke Hilir

Reporter: TIM | Editor: Admin
Darurat Sampah 2026: Elpisina Desak Solusi Hulu ke Hilir
Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKB, Elpisina ( dok pri)

INFOJAMBI.COM – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKB, Elpisina, mendesak pemerintah segera menyiapkan strategi darurat untuk mengantisipasi ledakan volume sampah pasca-Lebaran 2026. 

Ia memperingatkan agar lonjakan konsumsi selama Ramadan dan Idulfitri tidak menjadi bom waktu bagi Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Baca Juga: Anggota DPR RI Dapil Jambi Elpisina Menggelar Sosialisasi PP Nomor 47 Tahun 2024

"Tragedi Bantargebang yang menewaskan tujuh orang harus menjadi pelajaran serius. Jangan anggap lonjakan sampah musiman ini sebagai rutinitas biasa. Pemerintah harus bergerak cepat sebelum beban TPA mencapai titik kritis,” tegas Elpisina dalam keterangannya di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Politisi Fraksi PKB ini menilai lonjakan sampah musiman tidak boleh lagi dianggap sebagai rutinitas biasa. Menurutnya, kegagalan pengelolaan sampah di Jakarta sebagai pusat ekonomi mencerminkan kondisi yang jauh lebih mengkhawatirkan di wilayah lain di Indonesia.

Baca Juga: Anggota DPR RI Elpisina Imbau Masyarakat Jambi Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

"Tragedi Bantargebang adalah cermin kedaruratan pengelolaan sampah di tanah air. Jakarta saja ternyata belum mempunyai manajemen yang mumpuni, apalagi wilayah lain," tegasnya dikutip dari laman dpr.go.id.

Elpisina menyoroti tiga poin krusial dalam pengelolaan sampah. Pertama, Darurat Pengelolaan: Tragedi longsor sampah di Bantargebang menunjukkan manajemen sampah di pusat ekonomi seperti Jakarta pun belum mumpuni.

Baca Juga: Anggota BKSAP DPR RI Elpisina Ingatkan Parlemen Dunia Jaga Keseimbangan Utang dan Belanja Layanan Publik

Kedua, Reformasi Tata Kelola: Ketergantungan pada TPA sebagai solusi tunggal sudah tidak memadai dan membahayakan keselamatan manusia serta lingkungan. 

Ketiga, Solusi Hulu ke Hilir: Mendesak penguatan sistem pemilahan dan pengolahan sampah modern di sumbernya untuk mengurangi beban akhir di TPA.

"Reformasi tata kelola sampah dari hulu ke hilir adalah harga mati. Koordinasi lintas sektor harus diperkuat agar tidak ada lagi korban jiwa akibat pengelolaan sampah yang buruk, " katanya.

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya