Heboh !!! Beredar Video Pelangsiran BBM Subsidi di SPBU Rantau Rasau

Sebuah sepeda motor dengan tangki modifikasi melangsir BBM di SPBU Rantau Rasau Serdang.

Reporter: Henrosta | Editor: Doddi Irawan
Heboh !!! Beredar Video Pelangsiran BBM Subsidi di SPBU Rantau Rasau
Sebuah sepeda motor dengan tangki modifikasi melangsir BBM di SPBU Rantau Rasau Serdang | foto : video amatir

INFOJAMBI.COM — Sebuah video beredar luas mengungkap dugaan praktik pelangsiran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Rantau Rasau Serdang, Kecamatan Rantau Rasau, Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi.

Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah sepeda motor tanpa plat nomor dan menggunakan tangki modifikasi berulang kali melakukan pengisian BBM.

Baca Juga: Nuraini "Mencak-mencak" di SPBU Muarabulian

Temuan ini memicu sorotan publik, mengingat kendaraan tanpa identitas resmi dan tangki modifikasi seharusnya dikenali secara kasat mata oleh petugas SPBU. 

Menanggapi hal tersebut, Manajer SPBU Rantau Rasau Serdang, Gugun, membantah pihaknya mengetahui adanya praktik pelangsiran.

Baca Juga: Disperindagkop Batanghari Minta Tera Ulang Seluruh SPBU

"Kami pihak manajemen tidak mengetahui praktik tersebut. Kami mengisi kendaraan sesuai kendaraan yang mereka bawa ke pom dan wajib menggunakan barcode. Di balik itu mereka melansir, saya tidak mengetahuinya," ujar Gugun saat dikonfirmasi infojambi.com, Sabtu (14/2/2026).

Namun, pernyataan tersebut bertolak belakang dengan fakta visual yang terekam dalam video. 

Baca Juga: Ulah Pelansir, Merangin Kekurangan Solar

Pasalnya, kendaraan tanpa plat nomor dan tangki modifikasi secara kasat mata seharusnya dapat terdeteksi oleh operator maupun petugas keamanan yang berjaga di area SPBU.

Saat ditunjukkan bukti video, pihak manajemen mengaku akan melakukan pendalaman internal.

"Ini akan saya dalami dulu. Terima kasih infonya," kata Gugun.

Gugun mengaku telah memberi instruksi kepada operator, agar lebih selektif melayani konsumen, termasuk mengenali kendaraan mencurigakan.

"Saya sudah memberikan instruksi ini ke operator," ujarnya.

Keberadaan petugas keamanan di area SPBU semestinya menjadi lapisan pertama pengawasan terhadap keluar-masuk kendaraan. 

Namun, fakta bahwa kendaraan tanpa plat nomor dan tangki modifikasi bisa berkali-kali mengisi BBM, memunculkan dugaan lemahnya sistem kontrol internal, bahkan indikasi pembiaran.

Ketika dikonfirmasi lebih jauh, manajemen SPBU belum memberi penjelasan rinci, terkait seberapa sering pihak manajerial melakukan pengecekan langsung ke area dispenser, serta apakah selama ini terdapat laporan tertulis dari operator mengenai aktivitas kendaraan-kendaraan mencurigakan.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan kebocoran distribusi BBM subsidi di daerah. Pertamina, BPH Migas, serta aparat penegak hukum diharapkan segera melakukan audit menyeluruh dan investigasi independen terhadap operasional SPBU Rantau Rasau Serdang. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya