Kloter Pertama Diberangkatkan, 443 Jemaah Haji Asal Kota Jambi Menuju Tanah Suci

Gubernur Jambi, Al Haris, melepas keberangkatan jemaah calon haji kloter pertama, Selasa malam.

Reporter: SW | Editor: Admin
Kloter Pertama Diberangkatkan, 443 Jemaah Haji Asal Kota Jambi Menuju Tanah Suci
Gubernur Jambi, Al Haris, melepas keberangkatan jemaah calon haji kloter pertama, Selasa malam | foto : novri

INFOJAMBI.COM — Gelombang pertama jemaah calon haji (JCH) Provinsi Jambi tahun 1447 Hijriah mulai menuju Tanah Suci, Mekkah, Arab Saudi, Selasa malam.

Kloter BTH 13 sebanyak 443 orang asal Kota Jambi diberangkatkan bersama delapan petugas pendamping, di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi.

Baca Juga: Haris - Khafid Semarakkan Puncak HKN ke-52

Gubernur Jambi, Al Haris, melepas langsung rombongan perdana ini, sekaligus menandai dimulainya operasional penyelenggaraan haji yang profesional dan nyaman. 

Kloter 13 merupakan pembuka dari total delapan kelompok terbang yang akan memberangkatkan seluruh jemaah asal Bumi Sepucuk Jambi Lurah ke Arab Saudi.

Baca Juga: Pemprov Diminta Cepat Perbaiki Jalan Putus Depan Kodim

Al Haris menjelaskan, tahun 2026 Provinsi Jambi mendapat total kuota lebih dari 3.306 jemaah calon haji beserta petugas. 

Angka tersebut menunjukkan tren positif, karena mengalami kenaikan dibanding tahun 2025 yang hanya 2.938 orang.

Baca Juga: Al Haris Lantik Pengurus HMPM Padang

"Jumlah kuota ini menjadi kabar gembira bagi kita, dengan kenaikan kuota dari 2025 yang berjumlah 2.938 orang beserta petugas," ujar Al Haris.

Gubernur Jambi mendoakan seluruh tamu Allah tersebut dapat melaksanakan rukun haji dengan sempurna hingga meraih predikat haji mabrur. 

Ia juga menitip pesan agar para jemaah mendoakan kedamaian serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Provinsi Jambi.

"Semoga para jemaah calon haji dapat melaksanakan semua rukun haji dengan sempurna dan mendapat maghfirah dari Allah SWT, menjadi haji yang mabrur, mendapat pahala yang besar dan tempat yang tinggi di surga kelak. Mohon doanya dari Tanah Suci untuk Provinsi Jambi agar menjadi negeri yang aman, nyaman, tentram bagi seluruh masyarakat," ungkap Al Haris.

Faktor kesehatan fisik dan kesiapan mental menjadi poin utama yang ditekankan Gubernur Jambi, mengingat beratnya rangkaian ibadah di Tanah Suci. 

Para jemaah diminta selalu mengikuti instruksi petugas, agar seluruh prosesi ibadah dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.

"Jemaah yang berangkat agar menjaga kondisi fisik, mengingat ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental," ucap Al Haris.

Al Haris menjelaskan, ujian kesabaran seringkali muncul akibat keterbatasan fasilitas di tengah jutaan jemaah dari seluruh dunia. Jemaah diharap mampu menahan ego dan tetap bersabar, meski harus menghadapi situasi lapangan yang tidak ideal.

"Fisik, mental, dan emosi diuji untuk mencapai haji mabrur. Ujian ini bagian integral dari prosesi ibadah untuk melepaskan keterikatan duniawi dan mendekatkan diri kepada Allah," jelas Al Haris.

Terkait efisiensi transportasi, Pemerintah Provinsi Jambi tengah memperjuangkan Bandara Sultan Thaha Jambi segera naik status menjadi bandara internasional. Langkah ini diambil agar di masa depan jemaah tidak perlu lagi transit melalui embarkasi antara di daerah lain.

"Kita berharap tahun 2027 yang jemaah haji Jambi bisa langsung berangkat dari Bandara Sultan Thaha Jambi langsung ke Tanah Suci," kata Al Haris optimis.

Gubernur juga minta para petugas haji bekerja maksimal melayani kebutuhan para jemaah selama berada di Arab Saudi. Kebersamaan dan kekompakan antar jemaah harus dijaga, agar tidak ada satupun yang merasa diabaikan atau terlantar.

"Doakan Provinsi Jambi dan Indonesia selalu aman, damai, dan sejahtera, selain itu petugas harus bekerja maksimal. Tugas utama adalah melayani tamu-tamu Allah dengan sebaik-baiknya," pesan Al Haris.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Hasan Basri Agus, turut memberi apresiasi atas dedikasi para petugas yang telah membimbing jemaah sejak masa manasik. Ia mendorong penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lebih baik dengan pola istirahat dan makan teratur bagi jemaah.

"Kami sangat mendorong terselenggaranya haji dengan baik, selain itu para jemaah haji diminta untuk menjaga kesehatan, makanlah dengan teratur dan istirahatlah pada waktunya, jangan lupa doakan para pemimpin kita, baik provinsi dan di daerah masing masing," tutur pria yang akrab disapa HBA tersebut.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab menjelaskan, pemilihan Kota Jambi sebagai kloter pertama bertujuan untuk memudahkan mobilisasi awal. 

Jemaah direncanakan bertolak menuju Batam terlebih dahulu, sebelum melanjutkan penerbangan internasional ke Arab Saudi.

"Jemaah akan berangkat menuju Batam sebelum melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi sesuai jadwal,” ungkap Wahyudi dalam laporannya.

Wahyudi menyampaikan terima kasih atas dukungan dana transportasi sebesar Rp40 miliar yang dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi Jambi. 

Bantuan anggaran tersebut sangat membantu meringankan biaya perjalanan jemaah dari Jambi menuju embarkasi di Batam. ***

 

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya