Mantan Ajudan Jokowi Digeser, Jelang Pergantian Panglima TNI...?

Mantan Ajudan Jokowi Digeser, Mutasi Besar TNI AD Oktober 2026, Jelang Pergantian Panglima TNI

Reporter: TIM | Editor: Admin
Mantan Ajudan Jokowi Digeser, Jelang Pergantian Panglima TNI...?
Ilustrasi AI, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak

INFOJAMBI.COM - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melakukan rotasi besar-besaran pada awal Oktober 2026. Sedikitnya 117 Perwira Tinggi (Pati) dimutasi, termasuk Wakil Kepala Staf AD (Wakasad), Panglima Kostrad (Pangkostrad), dan 11 Panglima Kodam (Pangdam).

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto tertanggal 6 Oktober 2026 dan dibenarkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Rabu (7/10/2026) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Baca Juga: Daftar Lengkap 150 Perwira TNI yang Dimutasi Hadi

Wakasad dan Pangkostrad Berganti

Posisi Wakasad yang sebelumnya dijabat Letjen TNI M. Saleh Mustafa kini diisi Letjen TNI Tri Budi Utomo yang sebelumnya menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan. Saleh memasuki masa pensiun dan akan dilantik menjadi Wakil Menteri Pertanian.

Baca Juga: Peluang Letjen TNI Suharyanto, Agus Subianto dan Maruli Simanjuntak Jadi KSAD..? Jenderal Asal Jawa dan Orang Dekat Jokowi Berpeluang Besar..

Sementara jabatan Pangkostrad berganti dari Letjen TNI Mohammad Fadjar kepada Letjen TNI Iwan Setiawan. Fadjar selanjutnya menjabat Staf Khusus KSAD. Iwan sebelumnya adalah Danpussenif dan pernah menjadi Danjen Kopassus.

11 Pangdam Di-rotasi, Termasuk Mantan Ajudan Jokowi

Rotasi juga menyasar jabatan Pangdam. Pangdam Jaya Mayjen Rafael Granada Baay dimutasi menjadi Sekretaris Utama BIN, digantikan Mayjen Deddy Suryadi yang sebelumnya Pangdam IV/Diponegoro.

Jabatan Pangdam IV/Diponegoro selanjutnya diisi Mayjen Achiruddin yang sebelumnya Danpaspampres. Mayjen Edwin Adrian Sumantha yang sebelumnya Danseskoad ditunjuk menjadi Danpaspampres yang baru.

Untuk Pangdam Iskandar Muda, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi ditunjuk menggantikan Mayjen Joko Hadi Susilo yang dimutasi menjadi Pati Sahli Kasad.

Tercatat nama Mayjen TNI Rudy Saladin yang merupakan mantan Ajudan Presiden Joko Widodo juga terkena rotasi. Rudy yang sebelumnya Pangdam V/Brawijaya dimutasi menjadi Wadansesko TNI. Posisinya digantikan Mayjen Piek Budyakto.

6 Kodam Baru

Bersamaan dengan mutasi tersebut, Presiden Prabowo Subianto selaku Panglima Tertinggi juga meresmikan 6 Kodam baru dan melantik 6 Pangdam baru pada HUT ke-81 TNI di Mabes TNI Cilangkap:

1. Pangdam XXV/Mahmud Riayat Syah: Mayjen Rionardo
2. Pangdam XXVI/Mataram: Mayjen Drajad Brima Yoga
3. Pangdam XXVII/Sobe Sonbai: Mayjen Thevi A. Zebua
4. Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha: Mayjen Nefra Firdaus
5. Pangdam XIX/Mambruk: Mayjen Aminton Manurung
6. Pangdam XXX/Rinambora: Mayjen Edi Saputra

Istana Bantah Isu Politis

Isu mengenai pembersihan loyalis Jokowi atau "Geng Solo" sempat mencuat di media sosial menyusul rotasi ini. Namun KSAD menegaskan bahwa mutasi adalah hal biasa dalam pembinaan organisasi.

"Oh, nggak, biasa kan organisasi, sudah bertugas dua tahun. Kita biasa pergantian," tegas Maruli.

Pihak Istana juga menyatakan hal serupa, bahwa rotasi TNI-Polri merupakan penyegaran organisasi dan kebutuhan institusi.

 

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya