Pejabat Jambi Sudah Tak Kaya Lagi, Dulu Foya-foya Pakai Duit Daerah

| Editor: Doddi Irawan
Pejabat Jambi Sudah Tak Kaya Lagi, Dulu Foya-foya Pakai Duit Daerah
ilustrasi uang. (Istimewa)

Penulis: Rahmad



INFOJAMBI.COM - Pemerintah Provinsi Jambi me refocusing APBD 2021 untuk penanganan Covid-19. Seorang pegawai Pemprov Jambi yang enggan disebutkan namanya mendukung refocusing itu.

Salah satunya adalah duit perjalanan dinas, menurutnya, anggaran daerah itu hanya banyak digunakan oleh kepala OPD untuk ber foya-foya. Sudah menjadi penyakit yang menahun.

“Ada OPD setiap keluar daerah selalu bawa keluarga. Pakai nama anak buah yang berangkat malah istrinya. Berbagai modus operandi yang terjadi dalam praktik penyelewengan biaya perjalanan dinas bukan menjadi rahasia umum lagi,” sebutnya.

Menurutnya, refocusing ini diharapaknnya akan memperbaiki situasi Covid-19 dengan benar-benar menempatkan kesehatan masyarakat sebagai prioritas utama.

"Sebenarnya hanya beberapa hari. Namun, laporan pembayarannya dilebihin harinya. Ada juga melapor menginap di hotel berbintang, tetapi sebenarnya tidak menginap di hotel. Masih banyak lagi caranya untuk meraup keuntungan pribadi. Lebih senang berfoya-foya dengan keluarga ketimbang melihat manfaat untuk hajat masyarakat banyak," katanya.

Sesuai instruksi Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah harus mengalokasikan dana untuk program pemulihan ekonomi.

"Total anggaran yang di refocusing senilai Rp506 miliar dari APBD tahun 2021 untuk penanganan Covid-19," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, Kamis (15/4).

Di antaranya dialokasikan untuk bantuan jaring pengaman sosial (JPS) dan belanja kesehatan untuk penanganan Covid-19.

Dari Rp506 miliar itu, Rp398 miliar diperuntukan untuk program pemulihan ekonomi dan bantuan JPS. Kemudian Rp106 miliar untuk belanja kesehatan penanganan Covid-19.

"Untuk saat ini Pemerintah Daerah sedang melakukan evaluasi agar terinventarisasi kepada setiap OPD, ini untuk mengetahui mana saja yang sudah direalisasikan untuk pemulihan ekonomi dan kesehatan," kata Sudirman.

Alokasi dana direcofusing tersebut bersumber dari perjalanan dinas, makan dan minum serta program yang belum diprioritaskan.

Baca Juga: Gubernur Tinjau Peningkatan Kualitas Jalan Pemukiman Kumuh

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya