Tak Pernah Turun, Kajian Indones Dianggap Ngawur

Pernyataan Kepala Badan Kesbangpol Bungo, Ir. Indones, terkait kajian tim panitia seleksi honorer, tentang kebutuhan ideal pemadam kebakaran (damkar) cukup 6-8 orang per mobil, terus menuai kritikan.

Reporter: Ade Kabuci | Editor: Doddi Irawan
Tak Pernah Turun, Kajian Indones Dianggap Ngawur
Petugas Damkar Bungo di lapangan || ade kabuci

MUARABUNGO — Pernyataan Kepala Badan Kesbangpol Bungo, Ir. Indones, terkait kajian tim panitia seleksi honorer, tentang kebutuhan ideal pemadam kebakaran (damkar) cukup 6-8 orang per mobil, terus menuai kritikan.

Sebelumnya Indones mengatakan, melihat analisis kebutuhan, setidaknya 431 dari 791 anggota damkar akan dipangkas. Said Andri, seorang anggota damkar, langsung mengkritik pernyataan tersebut.

"Dak pernah ikut turun, tapi kok biso melakukan analisa kebutuhan," tandas Said.

Selain Andri, pernyataan Indones juga dibantah keras oleh pejabat paling senior di Damkar Bungo, Arpan Tuyani, yang saat ini menjabat Kepala UPTB Damkar Bungo.

Menurut Arpan, pernyataan Indones hanya berdasarkan membaca buku. Dia tidak mengerti kegiatan, kebutuhan, tugas dan fungsi serta tatakerja petugas damkar dalam melaksanakan tugas.

Baca Juga: Oh... Yodi Menjambret Karena Malu Sama Mertua

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Lanjut ke halaman berikutnya

Berita Terkait

Berita Lainnya