Wakapolres Merangin Dilaporkan ke Propam, Ini Masalahnya….

Tindakan warga Perumahan Pertanusa Permai yang melaporkan Wakapolres Merangin, Kompol Amos Viklonar Lubis, berawal dari masalah tumpukan pasir dan batu.

Reporter: Andra Rawas | Editor: Doddi Irawan
Wakapolres Merangin Dilaporkan ke Propam, Ini Masalahnya….
Tumpukan sirtu yang dipersolakan warga Perumahan Pertanusa Permai, Merangin | foto : andra rawas

KOTAJAMBI, INFOJAMBI.COM - Tindakan warga Perumahan Pertanusa Permai yang melaporkan Wakapolres Merangin, Kompol Amos Viklonar Lubis, berawal dari masalah tumpukan pasir dan batu (sirtu).

Warga perumahan di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan, Merangin itu melaporkan Amos ke Propam Polda Jambi, karena sempat terlibat keributan dengan anggota polisi anak buah Amos.

Ketua RT 26 Perumahan Pertanusa Permai, Saefudin, menceritakan, permasalahan berpangkal dari pembangunan box culvert di jalan menuju kompleks perumahan mereka. Di dekat lokasi itu terdapat tumpukan sirtu yang kabarnya milik Amos.

Menurut Saefudin, tumpukan sirtu tersebut mengganggu aktivitas pembangunan box culvert. Lokasi pembangunan box culvert berbatasan dengan tanah milik Amos.

Baca Juga: Evaluasi Fisik Personil, Polres Tanjabbar Rutin Gelar Kesjas

"Katanya sirtu itu untuk pembuatan pagar beton. Tapi tumpukan sirtu tersebut mengganggu pengerjaan box culvert. Kata orang yang mengantar, sirtu itu punya Pak Wakapolres," kata Saefuddin kepada infojambi.com, Selasa, 24 Januari 2023.

Saefudin mengungkapkan, warga tidak mau mengganggu material itu, karena tidak mau mencari masalah. Namun pembangunan box culvert sangat diperlukan demi kepentingan orang banyak. 

Saefudin beberapa kali didatangi oknum polisi, yang mengaku disuruh Wakapolres Merangin. Oknum polisi itu akan menggeser lokasi pembangunan box culvert. Warga menolak penggeseran tersebut, dan sempat terjadi perdebatan. ***

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya