Al Haris Minta Para Kades Samakan Persepsi Membangun Desa

Kepala desa (kades) harus terus meningkatkan inovasi dalam membangun desa.

Reporter: Waaly | Editor: Doddi Irawan
Al Haris Minta Para Kades Samakan Persepsi Membangun Desa
Gubernur Jambi, Al Haris, memberikan arahan pada rakerda Apdesi Provinsi Jambi | foto : agus

KOTAJAMBI, INFOJAMBI.COM – Kepala desa (kades) harus terus meningkatkan inovasi dalam membangun desa. Para kades diharap lebih bersungguh-sungguh dan profesional bekerja membangun desanya.

“Dinamika kemajuan desa akan terukur dari kemajuan pola pikir kepala desanya,” kata Gubernur Jambi, Al Haris, pada Rapat Kerja Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia ( Apdesi) Provinsi Jambi, di Kantor Gubernur Jambi, Kamis, 5 Januari 2023.

“Kepala desa harus menyamakan persepsi dalam membangun desa,” ujar Al Haris.

Al Haris menyebutkan, pembangunan harus terus-menerus diperkuat di seluruh sektor dan level, termasuk pemerintah desa. Ini sesuai dengan semangat pembangunan nasional, memperkuat pembangunan desa.

Baca Juga: Haris - Khafid Semarakkan Puncak HKN ke-52

“Ini bagian dari upaya penyebaran dan pemerataan pembangunan. Pemerintah memberi perhatian lebih besar terhadap pembangunan desa,” ujar Lurah Selamat, Kota Jambi, tahun 2003 – 2006 ini.

Menurut Al Haris, program Dumisake yang diusungnya bersama Abdullah Sani hadir untuk mengurangi ketimpangan pembangunan di desa. Namun sayang, dana Dumisake belum bisa sepenuhnya mengakomodir bersamaaan desa-desa di Jambi. 

“Dana Dumisake ini kami coba atur sedemikian mungkin, sehingga ketika ada slot-slot dana dari pemerintah kabupaten tidak akan kami intervensi melalui dana ini, demi menguatkan kelembagaan desa kedepan,” jelasnya.

Al Haris mengungkapkan, meski dana operasional desa kewenangan pemerintah kabupaten, tapi secara faktual juga merupakan bagian dari Pemerintah Provinsi Jambi. Kades salah satu yang menentukan kemajuan Jambi. Jika desa maju, imbasnya pada kemajuan Jambi.

“Saya yakin kita sebagai pemerintah sudah berusaha menghadirkan kemajuan dalam pembangunan. Namun tantangan yang dihadapi terus meningkat, dan tuntutan publik juga terus meningkat agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik makin berkualitas,” ujar Al Haris. ***

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya