Bahlil Melawan dan Meradang Dituduh Terlibat Penyadapan, Siapkan Somasi 3 x 24 Jam.

Bahlil Melawan dan Meradang Dituduh Terlibat Penyadapan, Siapkan Somasi 3 x 24 Jam.

Reporter: TIM/AI | Editor: Admin
Bahlil Melawan dan Meradang Dituduh Terlibat Penyadapan, Siapkan Somasi 3 x 24 Jam.
Ketum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia membantah tuduhan bahwa dia terlibat penyadapan || ilustrasi AI

INFOJAMBI.COM - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akhirnya meledak dan melawan balik tuduhan keji yang menyebut dirinya terlibat penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Di depan kader DPD Golkar Maluku, Sabtu ( 7/11/2026), Bahlil dengan tegas membantah dan menyebut itu fitnah yang tidak benar dan tidak berdasar.

Baca Juga: PLN Gandeng PGE Bentuk Konsorsium Kembangkan Pembangkit Listrik Panas Bumi

"Tadi pagi saya baca grup-grup WhatsApp menyatakan hal itu mengarah ke saya. Itu tuduhan yang tidak benar dan tidak berdasar," ujar Bahlil. Bahwa dirinya juga korban. "Bagaimana mungkin saya bisa ikut mengatur penyadapan, sementara saya juga disadap?" jelasnya.

Tuduhan bermula dari narasi pengamat intelijen di podcast tentang adanya Ketua Umum Partai yang rapat di Widya Chandra 3 jam sebelum penangkapan jenderal tersangka penyadapan.

Baca Juga: Upacara HUT Pertambangan dan Energi ke-79 Berlangsung Meriah Dengan Listrik PLN Tanpa Kedip

Bahlil menyindir "Senior Kacamata di Podcast" dan  menantang balik oknum pengamat yang disebutnya untuk membuktikannya.

"Senior saya yang merasa paling pintar bicara, sering pakai kacamata orangnya, di podcast" untuk membuktikan. Kalau tidak bisa buktikan, akan diproses hukum,' jelasnya.

Baca Juga: BREAKING NEWS MABES POLRI: 3 PATI POLRI JADI TERSANGKA, LSP, ASN DAN NH KASUS PENYADAPAN ILEGAL, TARGET PRESIDEN HINGGA JURNALIS

 "Saya akan memberikan somasi 3x24 jam terhitung sejak hari ini. Kalau tidak mengklarifikasinya, saya akan melakukan proses hukum" tantangnya, ini bukan saja merusak namanya juga menjaga marwah Golkar.

Dijelaskan Bahlil, bahwa Golkar saat konslidasi ini on the track.  sangat  solid, elektabilitas terus naik, hasil survey angka di atas dua digit berkisar 10,5% sampai 13%.

Dia menyebut isu ini "ilmu abuleke" - istilah Maluku yang artinya kepalsuan, munafik, dan tukang bohong. 

"Tidak ada gen pengkhianat dari nenek moyang saya. Saya orang timur, pelaut. Kami diajarkan jujur dan setia, bukan menusuk dari belakang." jelasnya.

Dia meminta Polri usut tuntas siapa dalang penyadapan dan dalang penyebar hoax yang coba membenturkan dirinya dengan Istana.

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya