DPR Dorong Evaluasi Menyeluruh dan Tindak Lanjut Lintas Lembaga Kasus Alvaro Kiano

DPR Dorong Evaluasi Menyeluruh dan Tindak Lanjut Lintas Lembaga Kasus Alvaro Kiano

Reporter: TIM | Editor: Admin
DPR Dorong Evaluasi Menyeluruh dan Tindak Lanjut Lintas Lembaga Kasus Alvaro Kiano
Ketua DPR Puan Maharani saat konferensi pers di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (25/11/2025). (Foto: DPR)

INFOJAMBI.COM - Ketua DPR Puan Maharani angkat bicara terkait kasus Alvaro Kiano (6), yang hilang selama delapan bulan dan ditemukan tinggal kerangka di Tenjo, Kabupaten Bogor. Puan menyatakan DPR memberi perhatian penuh dan meminta penanganan serius lintas lembaga.

 “Kami sangat prihatin dan turut berbelasungkawa. Tentu saja, ini sudah merupakan situasi darurat yang memang harus ditanggapi secara saksama,” ujar Puan melalui keterangan tertulisnya, Jumat (28/11/2025).

Baca Juga: Puan : Putusan MK Soal Keterwakilan Perempuan di AKD Sejalan dengan Isu Kesetaraan Gender

 Puan menegaskan kasus tersebut tidak bisa dibebankan hanya pada satu pihak. Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini juga memastikan DPR akan mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti hal tersebut.

 “Karena hal-hal seperti ini memang bukan hanya merupakan tanggung jawab dari keluarga, atau sekolah, juga merupakan tanggung jawab dari negara. Karenanya kami meminta kepada seluruh stakeholder yang terkait, untuk bisa menindaklanjuti hal ini secara serius,” ujarnya

Baca Juga: Pasca OTT Gubernur Riau, Puan Minta Kepala Daerah Harus Mawas Diri

 “Di DPR, kami akan meminta komisi terkait untuk memanggil dan menindaklanjuti hal ini secara serius untuk bisa melakukan langkah-langkah yang komprehensif dan mengevaluasi jangan sampai hal ini kemudian terulang lagi. Bisa dilakukan tindak lanjut ataupun langkah-langkah lebih efektif ke depannya,” lanjut Puan.

 Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa juga merespons maraknya kasus kekerasan anak. Dia meminta agar kasus penculikan dan kekerasan anak ditanggapi dengan cepat. 

Baca Juga: Parlemen Remaja 2025 Momentum Lahirnya Pemimpin Masa Depan

"Jadi kita nanti akan minta juga Komisi III untuk mendorong itu, dan juga KPAI untuk bisa, berkolaborasi dengan kepolisian untuk bisa menangani terkait dengan berbagai kasus penculikan terhadap anak," katanya.

 Seperti diketahui, Alvaro hilang sejak Maret 2025. Setelah 8 bulan berlalu, terungkap Alvaro diculik dan dibunuh ayah tirinya, Alex Iskandar. Ayah tiri Alvaro, Alex, kemudian ditetapkan sebagai tersangka. (Tim)

 

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya