INFOJAMBI.COM — Perkembangan penanganan kebakaran lahan gambut di Kabupaten Muaro Jambi yang telah melahap area seluas 50 hektar lebih dilaporkan Gubernur Jambi, Al Haris, ke pemerintah pusat.
Laporan berkala itu disampaikan dalam rapat koordinasi penanganan peningkatan eskalasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berlangsung pada Senin (10/8/2026).
Baca Juga: Haris - Khafid Semarakkan Puncak HKN ke-52
Pertemuan lintas lembaga secara virtual melalui zoom meeting ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) bersama Kementerian Kehutanan serta Kementerian Lingkungan Hidup.
Dalam rapat tersebut Al Haris didampingi Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah, dan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jambi, Eko Rinjani. Jajaran TNI, Polri serta kejaksaan turut hadir memperkuat koordinasi jajaran forkopimda dalam diskusi tersebut.
Baca Juga: Pemprov Diminta Cepat Perbaiki Jalan Putus Depan Kodim
"Sudah kami laporkan, mudah-mudahan tidak akan meluas lagi. Tim masih terus bekerja sampai hari ini," ujar Al Haris.
Menurut Al Haris, strategi penanggulangan karhutla di lapangan tidak sebatas memadamkan titik kobaran api yang terlihat di permukaan tanah. Petugas juga fokus mengantisipasi potensi munculnya kembali titik api sekunder, mengingat lokasi terdampak memiliki karakteristik lahan gambut.
Baca Juga: Al Haris Lantik Pengurus HMPM Padang
Guna mencegah rembetan api lebih luas, Satgas Karhutla Provinsi Jambi bersama segenap unsur gabungan dikerahkan secara intensif untuk melakukan proses pendinginan.
"Kami terus bekerja dan saling berkoordinasi untuk memadamkan api," tegasnya Al Haris.
Di sisi lain, Menko Polkam, Djamari Chaniago, menggarisbawahi krusialnya kecepatan respons serta koordinasi yang padu di tingkat daerah untuk mengendalikan eskalasi bencana.
"Menko Polkam berharap pengendalian karhutla di masing-masing daerah berjalan baik, agar kepastian lahan kita aman. Kalau ada kebakaran segera diatasi dan diminimalisir perluasannya," ungkap Al Haris menyampaikan arahan pemerintah pusat.
Gubernur Jambi dua periode itu mengimbau lapisan masyarakat agar tanggap dan aktif memantau potensi titik api di wilayah pemukiman masing-masing.
"Masyarakat diminta terlibat dalam meminimalisir kejadian karhutla, karena mereka yang mengetahui kondisi di lapangan," pungkas Al Haris. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com