Saat Internet Jadi Kebutuhan Dasar, GRADE+ Diluncurkan di Jambi, Internet Serba Plus…

Wali Kota Jambi, Maulana, didampingi Director & Chief Technology Officer GRADE+, Bambang Susilo, meluncurkan provider baru, GRADE+, Sabtu.

Reporter: BB | Editor: Admin
Saat Internet Jadi Kebutuhan Dasar, GRADE+ Diluncurkan di Jambi, Internet Serba Plus…
Wali Kota Jambi, Maulana, didampingi Director & Chief Technology Officer GRADE+, Bambang Susilo, meluncurkan provider baru, GRADE+, Sabtu | foto : dod

INFOJAMBI.COM — Peluncuran layanan internet GRADE++ di Kota Jambi bukan sekadar perkenalan sebuah penyedia jasa baru. Kehadiran layanan berbasis fiber optik itu menandakan semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas digital yang kini telah masuk ke hampir seluruh aspek kehidupan.

Wali Kota Jambi, Maulana, hadir langsung dalam grand launching GRADE+ yang digelar di Aston Hotel & Conference, Kota Jambi, Sabtu (26/9/2026) sore. Ia hadir bersama sejumlah kepala OPD Kota Jambi.

Baca Juga: Apel Perdana, Wawako Tekankan Peningkatan Disiplin ASN Pemkot Jambi

Menurut Maulana, akses internet kini menjadi bagian penting dalam pembangunan kota, terutama bagi daerah yang bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa.

Acara peluncuran dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi Ariansyah, Kepala Dinas Kominfo Kota Jambi Saleh Ridho, sejumlah pejabat daerah, ketua RT, tokoh masyarakat, serta para mitra GRADE+ yang terlibat dalam pengembangan jaringan di Jambi.

Baca Juga: Kegiatan Offroader Memperebutkan Piala Walikota Jambi

Di hadapan para undangan, GRADE+ memperkenalkan layanan internet berbasis fiber optik dengan kecepatan mulai dari 100 Mbps hingga 400 Mbps. Paket 100 Mbps ditawarkan hanya dengan tarif Rp210.000 per bulan.

Tidak hanya mengedepankan kecepatan, GRADE+ juga menawarkan layanan kuota unlimited, gratis pemasangan atau instalasi, serta perangkat router dual band. Paket tersebut dirancang untuk menjangkau kebutuhan rumah tangga, pendidikan, perkantoran, dunia usaha, hingga berbagai aktivitas digital yang makin berkembang.

Baca Juga: Kunjungan Rutin Wakil Walikota

Bagi banyak warga, internet kini bukan lagi pelengkap. Kebutuhan itu telah berubah menjadi bagian dari rutinitas harian, mulai dari aktivitas belajar, bekerja, berkomunikasi, hingga menjalankan usaha.

Director & Chief Technology Officer GRADE+,  <a href=Bambang Susilo menyampaikan sambutan | foto : doddi" />
Director & Chief Technology Officer GRADE+, Bambang Susilo menyampaikan sambutan | foto : doddi

Director & Chief Technology Officer GRADE+, Bambang Susilo mengatakan, kehadiran GRADE+ di Jambi merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan internet berkualitas bagi masyarakat.

Menurut Bambang, konektivitas yang baik tidak hanya mendukung komunikasi, tapi juga berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Internet itu sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Kami berkomitmen memberikan internet berkualitas, agar aktivitas warga Jambi, baik untuk sekolah, perkantoran, perkuliahan maupun bisnis, dapat berjalan dengan komunikasi lancar guna memajukan ekonomi warga Jambi,” katanya.

Bambang menjelaskan, peluncuran provider GRADE+ di Jambi bukanlah akhir dari sebuah proses. Langkah ini justeru menjadi awal dari pengembangan jaringan dan peningkatan kualitas layanan berkelanjutan.

“Kami menyadari, ini bukan langkah yang pertama, tapi langkah berkesinambungan. Kami akan menjaga komitmen sebagai penyedia jasa internet untuk memberikan layanan terbaik bagi warga Jambi,” tuturnya.

Perjalanan membangun jaringan internet, kata Bambang, tidak dapat dilakukan tanpa dukungan masyarakat dan para mitra di daerah. Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pembangunan infrastruktur GRADE+ di Provinsi Jambi.

Lebih jauh, GRADE+ juga melihat masih adanya wilayah yang belum menikmati layanan internet secara optimal. Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk memperluas jangkauan layanan ke titik-titik yang selama ini masih mengalami keterbatasan konektivitas internet.

“Kami mendengar masih ada beberapa tempat di Jambi yang belum terlayani oleh jaringan seluler. Karena itu, kami berkomitmen mendukung program pemerintah agar setiap titik, khususnya di Provinsi Jambi, dapat terkoneksi internet,” katanya.

Pernyataan itu menggambarkan tantangan yang masih dihadapi berbagai wilayah di Jambi. Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, tidak semua kawasan memiliki akses yang sama terhadap layanan digital.

Bambang menilai, internet saat ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan modern. Pemerataan akses internet perlu terus didorong, agar manfaat teknologi dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.

Pandangan serupa disampaikan Wali Kota Jambi, Maulana. Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat bekerja, belajar, berbelanja, hingga menjalankan usaha.

Sebagai ibu kota Provinsi Jambi yang bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa, Kota Jambi membutuhkan dukungan infrastruktur digital yang kuat. Salah satu unsur paling mendasar adalah ketersediaan layanan internet yang andal.

“Dalam konteks kota yang inovatif, salah satu komponennya adalah dukungan terhadap teknologi digital. Salah satunya adalah internet,” jelas Maulana.

Maulana memandang kebutuhan internet terus meningkat dari tahun ke tahun. Masyarakat kini memanfaatkan layanan digital untuk berbagai kepentingan yang sebelumnya dilakukan secara konvensional.

Perubahan itu terlihat jelas pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Banyak pelaku UMKM kini menggantungkan pemasaran produk dan transaksi penjualan melalui jaringan internet.

“Emak-emak UMKM sekarang sudah menggunakan internet untuk berjualan. Pembayaran juga sudah banyak pakai internet. Semua itu didukung oleh keandalan internet yang menghubungkan kita semua,” ujar Maulana.

Menurut Maulana, perkembangan itu menunjukkan bahwa internet telah menjadi kebutuhan yang sangat mendasar dalam kehidupan masyarakat modern. Bahkan, layanan digital ke depan dapat menjadi bagian dari standar pelayanan dasar pemerintah.

Maulana mengungkapkan, dirinya baru-baru ini berdiskusi dengan pejabat Kementerian Dalam Negeri mengenai kemungkinan memasukkan layanan digital sebagai salah satu unsur dalam Standar Pelayanan Minimal.

“Jangan-jangan ini masuk dalam Standar Pelayanan Minimal seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan perumahan. Itu kan kebutuhan dasar,” katanya.

Bagi Kota Jambi yang mengandalkan aktivitas perdagangan dan jasa, akses internet yang luas dan stabil menjadi modal penting untuk menjaga daya saing daerah. Konektivitas internet yang baik memungkinkan masyarakat dan pelaku usaha bergerak lebih cepat dalam memanfaatkan peluang ekonomi.

Maulana menyebut, jaringan GRADE+ telah menjangkau lebih dari 40.000 rumah di Jambi. Layanan itu juga telah hadir di sekitar 18 kelurahan.

“Di Kota Jambi saja ada sekitar 250.000 bangunan rumah. Kalau layanannya andal, masyarakat puas, dan kecepatannya bagus, tentu masyarakat sebagai konsumen akan memiliki pilihan dalam menggunakan layanan internet,” ungkapnya.

Bagi masyarakat, semakin banyak pilihan layanan, berarti semakin besar peluang mendapatkan kualitas dan harga sesuai kebutuhan. Persaingan layanan juga berpotensi mendorong peningkatan mutu pelayanan kepada pelanggan.

Menutup sambutannya, Maulana menyampaikan apresiasi atas kehadiran GRADE+ di Kota Jambi. Ia berharap perusahaan tersebut dapat bekerja sama dengan berbagai pihak dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Jambi, saya mengucapkan selamat atas grand launching ini. Mudah-mudahan GRADE+ dapat berkolaborasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” uvapnya.

GRADE+ sendiri mengusung konsep layanan digital terpadu berbasis jaringan fiber. Selain menyediakan koneksi internet, perusahaan juga menawarkan berbagai layanan hiburan dan konten digital melalui paket berlangganan.

Dengan dukungan infrastruktur fiber optik, layanan tersebut dirancang menghadirkan koneksi yang cepat, stabil, dan berlatensi rendah. Teknologi itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan streaming, gim daring, pekerjaan digital, pembelajaran jarak jauh, hingga penggunaan banyak perangkat secara bersamaan dalam satu jaringan.

Peluncuran GRADE+ di Jambi menjadi bagian dari strategi perluasan layanan perusahaan. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses digital, GRADE+ berupaya mengambil peran memperkuat konektivitas, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Provinsi Jambi.

Bagi sebagian orang, peluncuran itu mungkin hanya sebuah seremoni bisnis. Namun bagi masyarakat yang kesehariannya semakin bergantung pada dunia digital, kehadiran jaringan baru berarti terbukanya peluang lebih besar untuk belajar, bekerja, berusaha, dan terkoneksi dengan dunia yang bergerak semakin cepat. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya