Duka di Balik Hujan Deras

Tim SAR Gabungan menemukan bocah yang hanyut di parit akibat hujan deras.

Reporter: BB | Editor: Admin
Duka di Balik Hujan Deras
Tim SAR Gabungan menemukan bocah yang hanyut di parit akibat hujan deras | foto : sar

INFOJAMBI.COM — Kegembiraan seorang anak laki-laki saat bermain di tengah guyuran hujan lebat berubah menjadi tragedi memilukan. Dia hanyut terseret arus parit yang meluap. 

Bocah malang bernama Rafa dilaporkan hilang tenggelam, di Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi, hingga memicu operasi penyelamatan darurat berskala besar, Rabu (20/5/2026), sore.

Baca Juga: Korim Ditemukan Sudah Jadi Mayat

Korban berusia 7 tahun itu tergelincir ke dalam drainase. Derasnya debit air meluap ke pemukiman warga. Jasad bocah malang itu ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (21/5/2026), setelah dilakukan penyisiran intensif.

Petaka bermula pada Rabu sore, sekitar pukul 16.00 WIB. Wilayah tersebut sedang dilanda cuaca buruk. Berdasarkan informasi awal, Rafa saat itu sedang asyik bermain bersama beberapa temannya di sekitar area parit.

Baca Juga: Pemuda Siulak Tewas Tenggelam

Nahas, derasnya luapan air parit membuat Rafa mendadak kehilangan keseimbangan tubuh. Ia tergelincir dan seketika terseret arus bawah yang cukup kuat, hingga tubuhnya tenggelam dan hilang dari pandangan teman-temannya.

Pihak Kantor SAR Jambi menerima laporan kejadian itu dari seorang warga, Taupik. Merespons laporan tersebut, instansi penyelamat langsung memberangkatkan satu Search Rescue Unit (SRU).

Baca Juga: Kades Ini Kaget Lihat Anaknya Mengapung

Sebanyak 12 personel rescue diterjunkan menuju lokasi kejadian, sekitar 4,5 kilometer dari kantor SAR. Armada penyelamat membutuhkan waktu tempuh selama 20 menit untuk menjangkau lokasi kejadian akibat kendala medan di lapangan.

"Kami menerima informasi dari warga pada sore hari dan langsung menerjunkan tim rescue untuk melakukan upaya pencarian bersama unsur terkait," ungkap Kepala Kantor SAR Jambi.

Operasi pencarian awal sempat dilakukan sore hari, namun terpaksa dihentikan sementara akibat keterbatasan pandangan malam. Petugas gabungan melanjutkan pencarian esok harinya di tengah kondisi cuaca berawan.

Tim SAR Gabungan yang dikerahkan terdiri dari personel Kantor SAR Jambi, Brimob Polda Jambi, Babinkamtibmas, Babinsa, serta petugas BPBD. Pergerakan tim di lapangan dibantu penuh masyarakat setempat yang melakukan penyisiran secara manual.

Kerja keras tim yang melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran parit membuahkan hasil. Petugas menemukan posisi korban, namun bocah tersebut dipastikan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Jasad Rafa ditemukan mengambang sejauh 2,5 kilometer dari lokasi awal dirinya dilaporkan hanyut. Tim SAR mengevakuasi korban dan menyerahkan jenazah ke rumah duka untuk disemayamkan pihak keluarga yang diselimuti kedukaan mendalam.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR ditutup pukul 08.00 WIB. Seluruh unsur yang terlibat beserta peralatan penyelamatan, seperti rescue car, motor trail, dan alat evakuasi dikembalikan ke satuan masing-masing.

Pihak berwenang mengimbau seluruh orang tua agar memperketat pengawasan pada anak-anak saat hujan deras melanda. Langkah antisipasi ini dinilai sangat penting, guna menghindari terjadinya peristiwa memilukan serupa di masa mendatang.

Tragedi ini menjadi pengingat berharga bagi masyarakat mengenai bahaya tersembunyi di balik luapan air drainase saat cuaca ekstrem. 

Solidaritas serta kegigihan seluruh unsur petugas dan warga dalam proses pencarian mendapat apresiasi mendalam di tengah suasana duka yang melanda Kota Jambi. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya