Investasi Harus Dibarengi Perbaikan Di Dalam Negeri

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melobby India, Jepang, dan Selandia Baru dalam Pertemuan Menteri IPEF (Indo-Pacific Economic Framework) di Los Angeles, AS

Reporter: BS | Editor: Mursyid Sonsang
Investasi Harus Dibarengi Perbaikan Di Dalam Negeri
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melobby India, Jepang, dan Selandia Baru dalam Pertemuan Menteri IPEF (Indo-Pacific Economic Framework) di Los Angeles, AS || Foto : Dok
Lalu, pihak swastanya yang melihat apakah akan menguntungkan jika berinvestasi di indonesia. Maka kata dia, pemerintah perlu mengambil sejumlah langkah strategis agar iklim investasi lebih menarik. 

“Dari pemerintah tentunya memperbaiki lingkungan investasi dan lingkungan bisnis, karena tentunya swastanya akan lebih melihat memang ada berbagai opportunities, kesempatan untuk bisnis mereka di indonesia,” ungkap Yose Rizal.

Untuk IPEF sendiri, Yose mengatakan, masih belum terlihat manfaat konkret dan substansial bagi Indonesia. “Manfaat yang jelas sih, kita masuk dalam circle, kita tidak dilupakan,” sebut Yose Rizal. 

Namun mengenai manfaat lainnya, masih panjang, karena dalam sebuah bentuk kerjasama perdagangan itu perlu dirumuskan dulu nilai dan standar untuk diadopsi negara-negara anggotanya. 

“Kalau di dalam trade agreement, itu ada insentif untuk mengadopsi standar yang sama, mengadopsi berbagai nilai-nilai yang sama, insentifnya adalah market akses yang lebih besar, pasar yang lebih besar yang bisa masuk ke negara tersebut. Tetapi permasalahannya dengan IPEF ini,  Amerika Serikat dia tidak bisa menawarkan market akses,” pungkass Yose Rizal.****

Baca Juga: Hannover Messe Momentum Indonesia Unjuk Gigi Bidang Manufaktur

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya