INFOJAMBI.COM — Kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) melanda kawasan PT Restorasi Ekosistem Konservasi Indonesia (REKI), di Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jambi, hari Minggu kemarin.
Peristiwa nahas ini menambah panjang daftar area hijau di Provinsi Jambi yang terancam ludes dilahap si jago merah.
Baca Juga: Zola Launching Pergub Pengendalian Karhutla
Informasi awal kebakaran ini pertama kali diterima dari laporan masyarakat setempat. Warga yang melihat kepulan asap dan titik api di kawasan konservasi tersebut langsung melapor ke pihak berwenang.
Menindaklanjuti laporan itu, personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat setempat segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Baca Juga: Hadapi Kemarau, Ini Strategi Bupati Tanjabbar...
Setibanya di lokasi, tim tidak membuang waktu. Petugas gabungan langsung berkoordinasi dengan Tim Posko Darat 7 Desa, tim penyemprot pompa air, serta tim pemadam kebakaran dari internal PT REKI.
Kolaborasi lintas unsur ini dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah agar kobaran api tidak kian meluas.
Baca Juga: Gubernur Jambi Launching Pergub Pengendalian Karhutla
Upaya penjinakan api di lapangan dilakukan secara ekstra intensif. Pemadaman tak hanya mengandalkan penyiraman air secara terus-menerus ke titik-titik api utama.
Tim di lapangan juga melakukan penyekatan area terbakar menggunakan alat berat. Pembuatan sekat ini krusial untuk menghambat pergerakan api dan memutus jalur penyebarannya.
Berdasarkan laporan sementara di lapangan, dampak kerusakan akibat amukan api ini terbilang cukup parah. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 30 hektare.
Sementara itu, penyebab pasti dari munculnya titik api di kawasan tersebut masih dalam proses penyelidikan intensif oleh pihak berwenang.
Sinergi dan gerak cepat seluruh unsur di lapangan terus dipertahankan. Langkah siaga ini dilakukan sebagai antisipasi agar titik kebakaran tidak kembali meluas, sekaligus memastikan kondisi wilayah hutan konservasi tetap terkendali. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com