INFOJAMBI.COM – DPRD Provinsi Jambi mengambil langkah tegas dengan mendesak manajemen Bank Jambi agar segera menuntaskan persoalan transaksi anomali yang meresahkan nasabah.
Ketua DPRD Provinsi Jambi, M Hafiz, menyatakan pihaknya akan terus mengawal proses ini supaya hak para nasabah dapat terpenuhi dalam waktu singkat.
Baca Juga: Kerjasama Pembangunan Pasar Angsoduo dan JBC Disepakati
Lembaga legislatif itu telah menjalin komunikasi intensif dengan jajaran direksi serta komisaris bank milik daerah tersebut sejak insiden mencuat.
Fokus utama DPRD Provinsi Jambi adalah memastikan adanya langkah konkret dan cepat, guna memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem perbankan daerah.
"Kami menghimbau masyarakat agar tidak panik, karena direksi dan komisaris sudah menyampaikan komitmen bahwa dalam 10 hari kerja semua transaksi anomali dikembalikan ke rekening masing-masing," ujar Hafiz.
Baca Juga: Zola Ingatkan Pengelola Bank Jambi Tidak Cepat Puas
Meskipun laporan transaksi anomali sejauh ini hanya berdampak pada beberapa nasabah, Hafiz menilai setiap kerugian tetap harus ditangani secara serius.
"Nominal kerugian yang bervariasi tidak mengurangi bobot urgensi bagi dewan untuk menekan pihak manajemen agar lebih responsif," tegas politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Baca Juga: Upaya Tingkatkan Elektrifikasi, Jambi – UNDP Jalin Kerjasama
Hafiz menegaskan, DPRD Provinsi Jambi tidak akan tinggal diam dan terus menuntut kepastian waktu pengembalian dana bagi seluruh rekening yang terdampak.
Tekanan ini diberikan agar proses birokrasi internal bank tidak menghambat pengembalian hak finansial masyarakat. Dewan mendesak kepastian dan percepatan pengembalian beberapa rekening terdampak transaksi anomali tersebut.
Sebagai langkah lanjutan, DPRD Provinsi Jambi menjadwalkan pemanggilan resmi terhadap pihak-pihak terkait. Rapat dirancang untuk membedah secara mendalam penyebab teknis maupun non-teknis di balik munculnya transaksi misterius.
"Kami memanggil pihak-pihak terkait untuk mendalami permasalahannya," kata Hafiz.
DPRD Provinsi Jambi juga akan menyoroti aspek mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang yang dapat merusak citra perbankan Jambi.
Keamanan sistem informasi perbankan menjadi salah satu poin krusial yang akan dipertanyakan oleh para anggota dewan dalam rapat mendatang.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang belum terverifikasi kebenarannya selama proses audit berjalan.
Pengawasan ketat dari legislatif diharapkan mampu menjamin transparansi dalam penyelesaian kasus transaksi anomali ini.
DPRD Provinsi Jambi berkomitmen menyampaikan hasil pertemuan secara terbuka kepada masyarakat luas. Tujuannya agar nasabah mendapatkan informasi akurat langsung dari otoritas pengawas di tingkat daerah.
Penyelesaian kasus ini dianggap sebagai ujian bagi profesionalisme manajemen Bank Jambi dalam menangani krisis layanan.
Sinergi antara dewan dan manajemen bank diharapkan dapat memberikan solusi yang adil dan memuaskan bagi seluruh nasabah yang dirugikan. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com