Mulai Merambah Jambi, Pihak GO-JEK Masih Tertutup

| Editor: Doddi Irawan
Mulai Merambah Jambi, Pihak GO-JEK Masih Tertutup
Markas Go-Jek Jambi, di Jalan Hayam Wuruk, Jelutung || foto : yudi pramono



KOTAJAMBI — Trend ojek online di sejumlah kota besar di Indonesia akhirnya merambah Jambi. Go-Jek, salah satunya. Perusahaan ojek online ini telah menjalin kerjasama dengan ratusan ribu mitra di seluruh Indonesia.

Sistem pemesanan jasa ojek berbasis android ini sudah dipakai oleh sekitar 10 juta pengguna. Go-Jek dinilai mudah, cepat dan efisien. Untuk Jambi, Go-Jek mulai beroperasi sejak 31 Maret 2017.

Perusahaan Go-Jek Jambi berkantor di Jalan Hayam Wuruk, Jelutung, Kota Jambi. Akhir-akhir ini puluhan driver Go-Jek berseragam jaket hijau terlihat lalu-lalang di tengah Kota Jambi, mengantar orderan setelah pemesanan via android dan IOS.

Hermanto, salah seorang driver Go-Jek, mengaku sangat merasakan keuntungan sejak bergabung dengan ojek online. Dia menjadikannya sebagai kerja sambilan, karena bebas mengatur waktu dan tempat kerjanya.

"Enak sih, Mas. Saya bisa mengatur waktu. Penghasilannya berdasarkan sistem poin. Kalau tidak mencapai target, tidak masalah. Cuma kita yang rugi sendiri," ujar Hermanto.

Hermanto menjelaskan, pendapatan di Go-Jek ada bonusnya. Kalau bisa mencapai target 100 orderan, dapat bonus Rp 500 rupiah.

Sewaktu bergabung dengan Go-Jek, menurut Hermanto, persyaratannya tidak berat. Cukup punya KTP, SIM C, STNK sepedamotor dan SKCK. Setiap driver mesti memiliki smartphone berbasis Android, dengan RAM milimal 512 dan OS Kitkat 4.4.

Sementara itu, pihak pengelola Go-Jek Jambi terkesan belum mau mengomentari soal ekspansi usahanya ke Jambi. Ditemui INFOJAMBI MEDIA di markasnya, seorang karyawan GO-JEK Jambi menyatakan pimpinannya sedang ke Jakarta. (infojambi.com/d)

Laporan : Yudi Pramono

 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya