Peningkatan Harga Bahan Makanan Picu Inflasi di Jambi

Merujuk rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Jambi mengalami inflasi sebesar 0,7746 (mtm) pada Desember 2022.

Reporter: Dora | Editor: Doddi Irawan
Peningkatan Harga Bahan Makanan Picu Inflasi di Jambi
Aktivitas pasar di Jambi | foto : dok

KOTAJAMBI, INFOJAMBI.COM - Merujuk rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Jambi mengalami inflasi sebesar 0,7746 (mtm) pada Desember 2022.

Inflasi itu lebih tinggi dibandingkan periode November 2022, yang tercatat deflasi sebesar 0,49 Yo (mtm).

Hal tersebut sejalan dengan laju inflasi nasional yang mengalami inflasi sebesar 0,666 (ymtm).

Secara tahunan, inflasi Provinsi Jambi pada Desember 2022 tercatat sebesar 6,3576 (yoy), lebih tinggi dibanding inflasi bulan sebelumnya, 6,046 (yoy).

Baca Juga: Bank Indonesia Perwakilan Jambi Dirampok, Belasan Karyawan Disandera

"Sepanjang tahun 2022, Provinsi Jambi tercatat inflasi sebesar 6,35 Yo (yta)," tulis Asisten Direktur Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Eva Ariest, dalam rilisnya, 3 Januari 2023.

Eva menyebutkan, berdasarkan komoditasnya, jenis barang dan jasa yang mendorong inflasi, diantaranya cabai rawit 31,1696 (mtm), cabai merah 14,68Y6 (mtm), daging ayam ras 16,8246 (tm), telur ayam ras 6,10Y6 (mtm) dan rokok kretek filter 2,834 (mtm).

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Lanjut ke halaman berikutnya

Berita Terkait

Berita Lainnya