INFOJAMBI.COM — Anggota DPD RI asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid, menegaskan pentingnya keberlanjutan ajang internasional MotoGP Mandalika sebagai penggerak utama ekonomi daerah dan sarana penguatan sumber daya manusia (SDM) lokal. Dengan estimasi dampak ekonomi mencapai sekitar Rp5 triliun pada 2026, penyelenggaraan ajang ini dinilai harus memberi manfaat jangka panjang yang dirasakan langsung oleh masyarakat NTB.
Mirah menekankan bahwa MotoGP Mandalika tidak boleh hanya dipandang sebagai agenda olahraga tiga hari, melainkan bagian dari investasi strategis pariwisata, ekonomi kreatif, dan promosi daerah.
Baca Juga: Bali Didorong Jadi Pelopor Gerakan Pilah Sampah Nasional
“MotoGP Mandalika harus menjadi investasi jangka panjang bagi NTB. Kita tidak hanya berbicara tentang jumlah penonton atau perputaran uang saat event berlangsung, tetapi juga bagaimana event ini menciptakan lapangan kerja, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kapasitas masyarakat lokal,” ujar Mirah.
Penguatan UMKM dan Evaluasi Keberlanjutan Usaha
Baca Juga: Diduga Korban TPPO di Madagaskar, Haji Uma Desak Kemenlu Lindungi dan Pulangkan 49 WNI
Meskipun keterlibatan UMKM terus meluas—seperti partisipasi 500 UMKM pada Lombok Sumbawa Festival 2026 dan 134 UMKM pada Bazar Mandalika—Mirah mengingatkan agar peningkatan kuantitas tersebut diiringi evaluasi kualitas. Peningkatan omzet, akses pasar, Perbaikan kemasan, pemasaran digital, dan keberlanjutan bisnis pasca-event harus menjadi perhatian utama agar UMKM lokal benar-benar naik kelas.
*Pengembangan SDM dan Perlindungan Tenaga Kerja*
Di sektor ketenagakerjaan, keterlibatan sekitar 2.500 pemuda NTB sebagai marshal dan volunteer dinilai sebagai modal berharga untuk mengasah kedisiplinan dan keterampilan berstandar internasional. Seluruh volunteer dan marshal tersebut juga telah dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian).
Baca Juga: DPRD RI Himpun Aspirasi Implementasi UU HKPD di Surakarta demi Kawal Kebijakan Fiskal Daerah
Selain itu, keberhasilan tim medis lokal yang meraih Super License dari Dorna Sports menjadi bukti nyata bahwa SDM NTB mampu bersaing di tingkat dunia.
*Pemerataan Ekonomi dan Evaluasi Terukur*
Guna menciptakan perputaran ekonomi yang inklusif, Mirah mendorong pemerintah daerah untuk memperluas dampak positif MotoGP ke sektor transportasi, perhotelan, kuliner, pertanian, perikanan, hingga destinasi wisata di luar kawasan Mandalika. Ia juga mengingatkan pentingnya evaluasi menyeluruh terkait biaya penyelenggaraan, manfaat ekonomi, dan kesiapan infrastruktur demi keberlanjutan event di masa depan.
"Target akhirnya bukan sekadar sukses menyelenggarakan balapan setiap tahun, melainkan menjadikan MotoGP sebagai momentum agar masyarakat NTB semakin sejahtera, UMKM naik kelas, dan tenaga kerja lokal semakin kompetitif, " kata Mirah. (tim)
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com