INFOJAMBI.COM — Wakapolda Jambi, Brigjen Pol Benny Ali, hadir pada pemantauan hilal atau Rukyatul Hilal untuk menentukan awal Syawal 1447 Hijriah. Kegiatan diselenggarakan oleh Tim Falakiyah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Kamis (18/3/2026).
Lokasi pemantauan dipusatkan di lantai 12 Gedung Mahligai Bank 9 Jambi yang memiliki pandangan luas ke arah cakrawala. Agenda keagamaan ini turut dihadiri forkopimda, pengurus MUI Provinsi Jambi, serta sejumlah tamu undangan penting lainnya.
Baca Juga: Security Hiburan Malam Rampas Identiitas Wartawan
Benny Ali menekankan, rukyatul hilal merupakan instrumen krusial dalam menentukan hari kemenangan bagi umat Islam. Ia juga memandang momentum ini sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antarumat beragama.
Benny minta seluruh lapisan masyarakat untuk memiliki sikap yang lapang dada terhadap apapun hasil pemantauan di lapangan. Keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat melalui mekanisme sidang isbat nasional.
Baca Juga: Hidup Makin Susah, Ibu Rumahtangga Jual Shabu
“Kami hadir untuk menyaksikan apakah hilal terlihat atau tidak. Apapun hasilnya kita harus menerima keputusan dari sidang isbat pemerintah,” ujarnya.
Pihak kepolisian berharap seluruh rangkaian ibadah di penghujung Ramadan dapat terlaksana dengan suasana yang aman dan kondusif. Kegembiraan menyambut Idul Fitri diharap dapat dirasakan seluruh warga tanpa adanya gangguan ketertiban.
Baca Juga: Polda Jambi Terima Penghargaan dari Kabaharkam
“Kami berharap kegiatan ini berjalan aman, tertib dan lancar, sehingga umat muslim dapat merayakan Idul Fitri dengan suka ria,” ujar Benny.
Berdasarkan hasil pengamatan teknis di titik pantau Kota Jambi, tim ahli melaporkan bahwa hilal sama sekali tidak terlihat oleh perukyat. Kondisi ini dipicu oleh posisi hilal yang tercatat masih berada di bawah ufuk saat matahari terbenam.
Secara ilmiah, data tersebut belum memenuhi kriteria imkanur rukyat, atau batas minimum visibilitas hilal sesuai kesepakatan Neo Mabims. Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi, Mahbub Daryanto, menyatakan hasil ini dikirimkan ke pusat sebagai bahan masukan.
Keputusan final mengenai jatuh tanggalnya 1 Syawal 1447 H diumumkan secara resmi oleh Menteri Agama RI di Jakarta. Laporan dari daerah, seperti Jambi, menjadi data pendukung yang sangat penting bagi pengambilan keputusan tersebut.
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji menegaskan, kehadiran Wakapolda adalah bentuk komitmen Polri mendukung agenda keagamaan. Hal ini juga bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik.
“Kehadiran Wakapolda Jambi dalam kegiatan rukyatul hilal ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap proses penentuan hari besar keagamaan. Kami mengajak masyarakat menjaga persatuan serta toleransi,” ujarnya.
Polda Jambi saat ini telah menyiagakan personel untuk mengamankan berbagai titik keramaian menjelang perayaan hari raya. Pengawasan ketat dilakukan agar aktivitas warga dalam menyambut lebaran berjalan dengan nyaman dan tertib.
“Polda Jambi akan terus memastikan situasi kamtibmas di wilayah Jambi tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan menyambut Idul Fitri dengan nyaman,” tutupnya.
Partisipasi aktif kepolisian dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan instansi keagamaan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengedepankan toleransi di tengah perbedaan penentuan hari raya. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com