INFOJAMBI.COM — Gubernur Jambi, Al Haris, menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polda Jambi, atas inisiatif penyelenggaraan Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazaar UMKM 2026.
Langkah strategis ini dinilai menjadi sumbangsih nyata dalam membantu pemerintah mengatasi persoalan pengangguran serta kemiskinan di wilayah Provinsi Jambi.
Baca Juga: Haris - Khafid Semarakkan Puncak HKN ke-52
Apresiasi disampaikan Al Haris saat menghadiri pembukaan agenda sosial ekonomi tersebut, di Lippo Mall, Kota Jambi, Senin, 22 Juni 2026. Kegiatan ini dibuka bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, dan Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar.
Al Haris memaparkan, data riil per Februari 2026 menunjukkan jumlah pencari kerja yang belum terserap di Provinsi Jambi masih berada di angka sekitar 74 ribu orang. Masalah ini menjadi tantangan krusial yang wajib diintervensi bersama mengingat total populasi daerah saat ini menyentuh kisaran 3,8 juta jiwa.
Baca Juga: Pemprov Diminta Cepat Perbaiki Jalan Putus Depan Kodim
“Persoalan pengangguran dan kemiskinan merupakan akar dari berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti Job Fair ini sangat penting sebagai upaya membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Al Haris menambahkan, dinamika ketenagakerjaan di daerahnya terus bertambah dengan masuknya gelombang lulusan baru dari berbagai institusi pendidikan. Setiap tahun tercatat ada sekitar 41 ribu pencari kerja pemula yang mulai bersaing memperebutkan posisi di pasar kerja.
Baca Juga: Al Haris Lantik Pengurus HMPM Padang
“Oleh karena itu dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di dunia usaha dan industri,” jelasnya.
Al Haris juga menegaskan dukungan penuh jajaran Pemerintah Provinsi Jambi terhadap agenda strategis berskala nasional. Salah satunya menyasar program Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat yang difokuskan untuk memfasilitasi akses pendidikan layak bagi warga kategori miskin ekstrem.
Apresiasi senada juga datang dari Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor. Ia memuji keharmonisan hubungan kerja antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pelaku industri. Pertemuan antara pencari kerja dan penyedia lowongan ini dianggap sebagai implementasi kebijakan ketenagakerjaan yang sangat positif.
Afriansyah menyebutkan, keterlibatan sekitar 100 perusahaan dalam bursa kerja ini berhasil menghimpun ketersediaan posisi yang cukup melimpah. Pasalnya, ada lebih dari 1.000 lowongan pekerjaan yang dibuka secara transparan bagi masyarakat umum yang membutuhkan.
“Ke depan yang menjadi kebutuhan bukan hanya ijazah, tetapi juga kompetensi dan sertifikasi profesi. Karena itu, Kementerian Ketenagakerjaan terus mendorong program pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi agar tenaga kerja Indonesia semakin siap menghadapi kebutuhan industri,” katanya.
Kementerian Ketenagakerjaan sendiri dipastikan terus mengawal peningkatan kapasitas SDM lokal melalui instrumen pelatihan terpadu. Pada tahun anggaran 2026 mereka menargetkan ratusan ribu kuota peserta lewat Program Pelatihan Vokasi Nasional dan Program Magang Nasional.
Sementara itu, Kapolda Jambi, Krisno Halomoan Siregar menjelaskan, pelaksanaan bursa kerja ini terafiliasi dengan agenda internal kepolisian. Kegiatan mulia tersebut menjadi bagian penting dari perayaan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada tahun 2026.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Tidak hanya membuka akses terhadap kesempatan kerja, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan dan mengembangkan usahanya,” ujarnya.
Krisno memerinci lebih detail mengenai struktur kuota lowongan kerja yang tersedia di area pameran utama. Total terdapat 188 formasi jabatan spesifik dari berbagai bidang industri komersial, di samping keterlibatan 36 pelaku UMKM yang memajang produk lokal unggulan.
“Selain Job Fair dan Bazaar UMKM, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan publik yang tersedia selama kegiatan berlangsung, seperti layanan kesehatan gratis, pelayanan SIM keliling, dan Samsat keliling,” jelasnya.
Seremonial pembukaan juga diramaikan oleh kehadiran figur-figur kunci dari forkopimda Provinsi Jambi. Tampak hadir Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Sugeng Hariadi dan Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI Nyamin.
Kursi undangan juga diisi oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi M Hafiz dan Wakapolda Jambi Brigjen Pol Benny Ali. Kehadiran para kepala daerah maupun delegasi resmi dari pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi menambah kemeriahan acara.
Melalui sinergitas berskala besar ini, seluruh pemangku kebijakan menaruh harapan tinggi bagi perbaikan indikator ekonomi makro di Jambi. Kolaborasi aktif ini diproyeksikan mampu mempercepat penurunan persentase pengangguran sekaligus menstimulus pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta berkelanjutan. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com