Bersinergi dengan BPK, OJK Perkuat Tata Kelola

Anggota Dewan Komisioner (ADK) OJK mengadakan pertemuan dengan jajaran pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), di Gedung BPK, Jakarta.

Reporter: Rilis OJK | Editor: Syafruddin D
Bersinergi dengan BPK, OJK Perkuat Tata Kelola
OJK perkuat tata kelola | foto : humas ojk jambi

JAKARTA, INFOJAMBI.COM - Anggota Dewan Komisioner (ADK) OJK mengadakan pertemuan dengan jajaran pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), di Gedung BPK, Jakarta.

Pada kunjungan tersebut, ADK OJK diterima oleh Ketua BPK, Isma Yatun, dan Anggota II BPK, Daniel Lumban Tobing beserta jajaran.

Dalam pertemuan ini dibahas sinergi untuk meningkatkan tata kelola, transparansi dan akuntabilitas di OJK. 

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menyampaikan pentingnya OJK sebagai otoritas pengawas sektor jasa keuangan terus meningkatkan tata kelola yang baik, transparansi serta akuntabilitas. 

“Dengan bekal itulah OJK juga memiliki legitimasi untuk terus mendukung perbaikan governance dan integritas sistem keuangan secara menyeluruh yang memang sangat diperlukan pada kondisi yang makin penuh tantangan,” kata Mahendra.

Mahendra menyampaikan hal-hal yang menjadi prioritas dari OJK kedepan, termasuk penguatan kerja sama maupun kolaborasi dan sinergi dengan BPK.

Mahendra juga menyampaikan komitmen OJK menindaklanjuti seluruh rekomendasi hasil laporan pemeriksaan BPK.

BPK menyambut baik dan siap mendukung inisiatif OJK membangun kerja sama dengan tetap menghormati mandat dan fungsi dari masing-masing institusi.

OJK berkomitmen terus melakukan perbaikan proses bisnis dan meningkatkan tata kelola keuangan yang lebih baik.

Hal tersebut ditunjukkan dengan diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas Laporan Keuangan  OJK Tahun 2021.

Opini WTP tersebut merupakan yang kesembilan kalinya secara berturut-turut sejak Laporan Keuangan OJK pertama kali terbit pada tahun 2013.

OJK akan terus meningkatkan sinergi dan kerja sama dengan Kementerian/Lembaga dalam rangka melaksanakan tugasnya menjaga stabilitas sektor jasa keuangan serta perlindungan konsumen. ***

Baca Juga: OJK Catat Likuiditas dan Permodalan Lembaga Jasa Keuangan Tetap Baik

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya