INFOJAMBI.COM – Upaya penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin ( PETI) di Kabupaten Merangin, Jambi, mendapat perlawanan dari warga. Tim kepolisian yang disebut berasal dari Mabes Polri dikabarkan dihadang massa saat melakukan razia di kawasan tambang emas ilegal di Desa Tanjung Putus, Kecamatan Tabir Barat, Kamis (9/7/2026), sore.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan personel kepolisian mendatangi lokasi tambang emas ilegal yang selama ini menjadi salah satu titik aktivitas PETI di wilayah Merangin. Kedatangan aparat bertujuan untuk melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan yang diduga tidak memiliki izin.
Baca Juga: Polisi dan TNI Musnahkan Dompeng Lagi, Ahhhh.....
Namun, setibanya di lokasi, tim kepolisian mendapat penolakan dari sejumlah warga yang berada di kawasan tambang. Massa kemudian menghadang aparat sehingga situasi di lapangan menjadi tidak kondusif.
Karena jumlah massa yang cukup banyak, aparat kepolisian memilih untuk mundur dari lokasi demi menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Razia yang direncanakan pun tidak dapat dilanjutkan.
Kepala Seksi Humas Polres Merangin, Iptu Sakirman, membenarkan adanya peristiwa penghadangan terhadap aparat kepolisian saat kegiatan penertiban berlangsung.
Baca Juga: Heboh Surat Kades Menistakan Bupati
"Betul, kejadian kemarin. Infonya pihak kepolisian dari Mabes Polri. Namun mereka tidak ada koordinasi masuk ke wilayah Polres Merangin. Untuk saat ini situasi sudah kondusif di lokasi," ujar Sakirman saat dikonfirmasi.
Aktivitas PETI di Kabupaten Merangin sendiri hingga kini masih menjadi persoalan serius. Berdasarkan berbagai informasi yang berkembang di masyarakat, aktivitas tambang emas ilegal di sejumlah wilayah Kabupaten Merangin terus berlangsung dan melibatkan penggunaan alat berat jenis excavator dalam jumlah besar.
Baca Juga: Samuel Tewas Tertimpa Cadas Saat Mendulang
Peristiwa penghadangan tersebut juga menjadi perhatian publik setelah sejumlah video yang merekam kejadian di lokasi beredar luas di media sosial, khususnya TikTok. Dalam video tersebut tampak sekelompok massa menghalau aparat yang datang ke kawasan tambang sehingga memicu beragam tanggapan dari warganet.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Mabes Polri terkait kronologi lengkap maupun langkah lanjutan yang akan dilakukan menyusul insiden penghadangan tersebut. Aparat kepolisian setempat memastikan kondisi di lokasi tambang saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com