Dosen Teknik Kebumian Unja Kenalkan Teknologi Insinerator Minim Asap untuk Pengelolaan Sampah Rumah Tangga

Tim Dosen Jurusan Teknik Kebumian Unja melaksanakan kegiatan PPM di RT 09 Alam Barajo, Kota Jambi.

Reporter: Rel | Editor: Admin
Dosen Teknik Kebumian Unja Kenalkan Teknologi Insinerator Minim Asap untuk Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
Tim Dosen Jurusan Teknik Kebumian Unja melaksanakan kegiatan PPM di RT 09 Alam Barajo, Kota Jambi | foto : rel

INFOJAMBI.COM – Persoalan sampah rumah tangga masih menjadi salah satu tantangan lingkungan di kawasan permukiman. Upaya pengelolaan sampah yang praktis, aman, dan ramah lingkungan terus diperlukan untuk mengurangi penumpukan serta dampak pembakaran sampah secara terbuka. 

Menjawab permasalahan tersebut, tim dosen Jurusan Teknik Kebumian Universitas Jambi (Unja) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) dengan mengusung judul Solusi Inovatif Pengelolaan Sampah Rumah Tangga melalui Teknologi Insinerator Minim Asap di RT 09 Alam Barajo Kota Jambi.

Baca Juga: Unja Bangun Empat Gedung Baru. Ini Penampakannya...

Kegiatan yang dilaksanakan pada 2 September 2026 tersebut diikuti oleh tim dosen Jurusan Teknik Kebumian yang terdiri atas Bagus Adhitya (Ketua), Hari Wiki Utama, Rakhmatul Arafat, Andrea Hasbullah, Yosa Megasukma, Muhammad Rus Dody Alfayed, dan Yulia Morsa Said. Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh Tim Pengabdian Mandiri, yaitu Febiyora Chandra Kirana, Risnaliyah Nuriil Tadersi, Muhammad Zelandi, Hasan Riyadi, Andy Yanottama, Muhammad Faisal Seprizal, dan Zella Navtalia. Sedangkan tim mahasiswa terdiri dari Citra Yulia Puspa, M. Dzaki, Alfaredho Mahaputra, dan Della Mardianti. 

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh ketua dan warga RT.09, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Keterlibatan dosen, mahasiswa, dan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi untuk menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menjawab permasalahan lingkungan di masyarakat.

Baca Juga: Sampah Sungai Tembeku Mengerikan, Zola dan Dody Turun Membersihkan

Dalam kegiatan tersebut, tim PPM memperkenalkan teknologi insinerator minim asap sebagai salah satu alternatif dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Teknologi ini dirancang untuk membantu proses pengolahan sampah melalui pembakaran terkendali sehingga dapat mengurangi volume sampah sekaligus meminimalkan asap yang dihasilkan dibandingkan dengan pembakaran sampah secara terbuka.
 

Tim dosen juga memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai prinsip kerja insinerator, jenis sampah yang dapat diolah, serta prosedur pengoperasian yang aman. Selain aspek teknologi, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah dan penerapan keselamatan kerja selama proses pengoperasian alat.

Baca Juga: Dapat Bantuan Rp 225 Miliar Dari Jerman, Pemkot Tambah Lahan TPA Sampah

Ketua RT.09 bersama warga menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Kehadiran teknologi insinerator diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pengelolaan sampah di lingkungan RT.09, khususnya dalam mengurangi kebiasaan membakar sampah secara terbuka yang berpotensi menimbulkan asap dan mengganggu kualitas lingkungan sekitar.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta pengenalan teknologi kepada warga. Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai cara penggunaan dan perawatan insinerator sehingga teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. 

Melalui kegiatan PPM ini, tim dosen Jurusan Teknik Kebumian berharap penerapan teknologi insinerator minim asap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang lebih baik sekaligus mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang lebih bersih dan sehat.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penyelesaian persoalan lingkungan di masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ke depan, pendampingan dan evaluasi pemanfaatan teknologi diharapkan dapat terus dilakukan agar solusi pengelolaan sampah yang diperkenalkan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi warga RT.09 Alam Barajo, Kota Jambi. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya