INFOJAMBI.COM – Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, meninjau lokasi pascabencana kebakaran yang melanda Kelurahan Teluk Nilau, Senin (18/5/2026).
Kedatangan kepala daerah ini bertujuan untuk melihat kondisi riil warga sekaligus menyalurkan paket bantuan darurat sebagai wujud simpati pemerintah.
Baca Juga: Pemkab Tanjab Barat Apresiasi Tanoto Foundation Gelar Pelatihan
Langkah ini diambil guna memberikan suntikan moril dan semangat bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal maupun tempat usaha.
Anwar Sadat menegaskan bahwa logistik yang dibawa merupakan hasil gotong royong sukarela dari jajaran insan pendidikan di wilayahnya.
Baca Juga: Bupati Tanjabbar Kunjungi Korban Kebakaran Purwodadi
“Kehadiran kami di sini sekaligus membawa amanah dan bantuan dari saudara-saudara kita melalui Dinas Pendidikan bersama para guru, sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.
Adapun donasi yang berhasil dikumpulkan dan diserahkan tunai kepada perwakilan kelompok masyarakat terdampak mencapai Rp29.350.000.
Baca Juga: Fadhilah Sadat Persiapkan Keikutsertaan Apresiasi Bunda PAUD Nasional 2025
Dana segar tersebut disalurkan dengan sasaran utama untuk memitigasi beban finansial warga pascatragedi kebakaran.
Pemerintah daerah mengarahkan agar pemanfaatan uang stimulan tersebut berfokus pada pemulihan sektor produktif milik warga.
Dana bantuan diharapkan bisa menjadi modal awal bagi masyarakat yang berniat mendirikan kembali toko atau warung mereka yang hangus.
Bupati menaruh harapan besar agar intervensi finansial ini mampu memicu motivasi warga untuk segera keluar dari masa sulit.
Pemulihan roda ekonomi masyarakat menjadi target prioritas yang ingin dicapai pemerintah kabupaten dalam waktu singkat.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan sedikit keringanan dan menjadi tambahan modal agar masyarakat bisa kembali berusaha dan bangkit dari musibah yang terjadi,” kata Bupati.
Pada momen yang sama, Anwar Sadat melayangkan imbauan khusus yang ditujukan kepada korporasi swasta yang menanamkan investasi di Tanjung Jabung Barat.
Ia minta sektor industri ikut memikul tanggung jawab sosial dengan membantu warga yang sedang kesusahan.
Sinergi segi tiga antara birokrasi, pelaku usaha swasta, dan elemen masyarakat dinilai sebagai kunci utama percepatan rekonstruksi pascabencana.
Keterlibatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan diproyeksikan mampu mempercepat pembangunan fisik bangunan yang rusak.
“Ke depan, kami juga akan mengajak perusahaan-perusahaan yang ada di Tanjung Jabung Barat untuk bersama-sama membantu masyarakat yang terkena musibah, terutama bagi warga yang ingin kembali melanjutkan usahanya,” ungkap Anwar Sadat.
Kunjungan kerja ini mendapat respons positif dan disambut haru oleh puluhan kepala keluarga yang berkumpul di tenda pengungsian.
Di sela peninjauan, Bupati menyempatkan diri duduk bersama warga untuk mendengarkan langsung keluhan serta memastikan pemenuhan kebutuhan dasar mereka.
Sejumlah pejabat teras tampak ikut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Barat Dahlan.
Hadir pula Camat Pengabuan, Kepala Bagian Prokopim Setda Tanjung Jabung Barat, serta Lurah Teluk Nilau yang mengawal jalannya dialog.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan komitmennya untuk selalu responsif dan hadir di garis depan saat terjadi situasi darurat bencana.
Pelayanan prima dan perlindungan sosial bagi warga terdampak akan terus diposisikan sebagai pilar utama kinerja pemkab. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com