Kemacetan Angkutan Batu Bara Terus Memakan Korban Nyawa

Seorang warga Kabupaten Sarolangun meregang nyawa dalam ambulan, akibat mobil yang membawanya ke rumah sakit di Kota Jambi terjebak macet.

Reporter: NST | Editor: Doddi Irawan
Kemacetan Angkutan Batu Bara Terus Memakan Korban Nyawa
Kemacetan lalu lintas akibat angkutan batu bara | foto : nst

MUARATEMBESI, INFOJAMBI.COM - Seorang warga Kabupaten Sarolangun meregang nyawa dalam ambulan, akibat mobil yang membawanya ke rumah sakit di Kota Jambi terjebak macet. 

Kemacetan terjadi akibat ramainya truk angkutan batu bara, di wilayah Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, sejak hari Minggu kemarin. Kemacetan bahkan mengular hingga puluhan kilometer.

Warga yang meninggal dunia dibawa menggunakan ambulan dari Sarolangun menuju salah satu rumah sakit di Kota Jambi, Minggu siang, 20 November 2022, sekitar pukul 14.00 WIB.

Setiba di Desa Simpang Karmeo, Kecamatan Batin XXIV, ambulan terjebak kemacetan parah. Ambulan sempat bisa bergerak, namun terjebak macet lagi di di Desa Tanjung Marwo, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari.

Ambulan terjebak macet sampai Senin dini hari, 21 November 2022. Dalam suasana macet itulah pasien meninggal dunia, sehingga ambulan kembali lagi ke Sarolangun. 

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Ismed Wijaya, tidak tahu ada warga yang meninggal dunia akibat terjebak macet. Padahal peristiwa itu sudah viral di media sosial. 

“Saya baru tahu ada pasien meninggal dunia karena terjebak macet,” ujarnya.

Baca Juga: Security Hiburan Malam Rampas Identiitas Wartawan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Lanjut ke halaman berikutnya

Berita Terkait

Berita Lainnya