Kemacetan Angkutan Batu Bara Terus Memakan Korban Nyawa

Seorang warga Kabupaten Sarolangun meregang nyawa dalam ambulan, akibat mobil yang membawanya ke rumah sakit di Kota Jambi terjebak macet.

Reporter: NST | Editor: Doddi Irawan
Kemacetan Angkutan Batu Bara Terus Memakan Korban Nyawa
Kemacetan lalu lintas akibat angkutan batu bara | foto : nst

Uniknya, Ismed tidak tahu persis penyebab kemacetan parah di Jalan Lintas Muara Tembesi - Sarolangun. Namun dia sudah memerintahkan anggotanya mengecek langsung ke lapangan mencari tahu penyebabnya. 

“Saya sedang di lapangan juga, di lokasi kemacetan. Penyebabnya belum,” ujar Ismed yang dihubungi wartawan.

Sementara itu, Kapolda Jambi melalui Kabid Humas, Kombes Pol Mulia Prianto, menyebutkan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan tegas terkait kemacetan yang disebabkan angkutan batu bara ini.

“Saya koordinasikan dulu kebijakan terbaru malam ini ke dirlantas,” katanya.

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Jambi, Kompol Mas Edy, menjelaskan, tentang aturan terbaru terhadap perusahan batu bara di Provinsi Jambi.

Menurut Mas Edy, untuk sementara angkutan menunggu di tambang, dan tidak ada satupun tambang batu bara yang mengisi muatan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. 

“Dirlantas menegaskan, mulai Senin malam ini, 21 November 2022, angkutan batu bara harus tetap menunggu di mulut tambang. Tidak boleh keluar dari tambang sampai ada informasi lebih lanjut,” ujar Mas Edy. ***

 

 

Baca Juga: Security Hiburan Malam Rampas Identiitas Wartawan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya