Pacu Peningkatan TKDN di Wilayah Sumbagsel, SKK Migas-KKKS Fasilitasi Pertemuan Stakeholder

Pertemuan para pemangku kepentingan industri hulu migas di area operasi Sumbagsel

Reporter: Humas SKK Migas | Editor: Doddi Irawan
Pacu Peningkatan TKDN di Wilayah Sumbagsel, SKK Migas-KKKS Fasilitasi Pertemuan Stakeholder
Pertemuan para pemangku kepentingan industri hulu migas di area operasi Sumbagsel | foto : humas skk migas

PALEMBANG, INFOJAMBI.COM - SKK Migas dan Kontraktor Kerja Sama (KKKS) terus berupaya agar kehadirannya di suatu wilayah kerja juga turut meningkatkan pendapatan daerah dan masyarakat setempat. 

Hal yang sama juga diterapkan pada wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) yang merupakan bagian dari industri migas, sekaligus menyimpan potensi komoditas pertanian yang jika dikembangkan dengan tepat, akan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas, Rudi Satwiko menegaskan, SKK Migas senantiasa melakukan program pengembangan masyarakat dalam bentuk peningkatan kapasitas dan pendampingan usaha untuk meningkatkan daya saing, berdasarkan potensi dan karakteristik yang dimiliki daerah tertentu.

SKK Migas terus berkomitmen agar kehadiran di sektor hulu migas nasional terus meningkatkan nilai tambah bagi daerah. Industri hulu migas dapat menggerakkan sektor industri lain - baik UMKM maupun koperasi - dan menciptakan nilai tambah dan penerimaan negara yang lebih besar. 

“Munculnya industri lain dan meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) tak lepas dari peran aktif SKK Migas dalam menjembatani KKKS dan industri jasa penunjang,” tegas Rudi.

Dia menjelaskan, SKK Migas berhasil meningkatkan realiasi TKDN di bidang barang dan jasa di industri hulu migas sebesar 63 persen pada Mei 2022, meskipun pemerintah hanya menetapkan target 57 persen pada 2022.

Baca Juga: SKK Migas Gelar Sosialisasi dan Media Kompetisi 2016

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Lanjut ke halaman berikutnya

Berita Terkait

Berita Lainnya