Sasaran Empuk ASN di Jambi Pasca Pilkada, ke Batanghari dan Provinsi

| Editor: Ramadhani
Sasaran Empuk ASN di Jambi Pasca Pilkada, ke Batanghari dan Provinsi
Dwi Hadi Sucipto. (Devi)

Laporan: Devi || Editor: Rahmad



INFOJAMBI.COM- Kebiasaan Aparatur Sipil Negara (ASN) minta pindah usai gelaran Pilkada bukan menjadi rahasia umum. Salah satu celah untuk berkarir.

Selain pemilihan Gubernur Jambi, Pilkada 2020 juga berlangsung di Kabupaten Batanghari, Tanjab Timur, Tanjab Barat, Kota Sungai Penuh dan Bungo.

"Untuk mutasi ke luar daerah sampai hari ini yang sudah selesai kita data ada 20 orang," kata Kabid Mutasi dan Promosi Badan Kepegawaian Daerah Batanghari, Dwi Hadi Sucipto, Senin (06/12/2021).

20 orang tersebut minta pindah ke Kerinci, Merangin, dan Kota Sungaipenuh.

"Didominasi ke Provinsi dan Kementerian," jelasnya.

Sedangkan untuk ASN minta pindah ke Kabupaten Batanghari sebanyak 28 orang.

"Ada 5 orang lagi masih dalam proses. Didominasi dari Kabupaten Muarojambi," jelasnya.

Alasan ASN-ASN itu beravariasi, ada yang ingin mengabdi di daerah asal, mendekatkan diri dengan keluarga, kebutuhan daerah dan sebagainya.

"Mungkin karena kabupatennya berdekatan. Banyak orang-orang dari Batanghari yang bertugas di Muarojambi kemudian ingin mengabdi ke kampung halaman," imbuhnya.

Asal tahu saja, Bupati setempat merupakan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muarojambi.

Muhammad Fadhil Arief terpilih sebagai Bupati pada tahun 2020. Dia berpasangan dengan Bakhtiar yang juga mantan Sekda Batanghari.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya