Sidak Daring Pasca Lebaran, Wali Kota Jambi Temukan Sejumlah Pegawai Bolos

Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha melakukan sidak secara daring melalui ruang virtual Jambi City Operation Center di Grha Siginjai, Senin (30/3/2026).

Reporter: DOD | Editor: Admin
Sidak Daring Pasca Lebaran, Wali Kota Jambi Temukan Sejumlah Pegawai Bolos
Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha melakukan sidak secara daring melalui ruang virtual Jambi City Operation Center (JCOC), di Grha Siginjai, Senin (30/3/2026) | foto : diskominfo

INFOJAMBI.COMWali Kota Jambi, Maulana, menemukan masih adanya pegawai yang tidak masuk kerja tanpa keterangan pada hari pertama aktif pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Temuan tersebut didapat saat Maulana melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara daring melalui ruang virtual Jambi City Operation Center (JCOC), di Grha Siginjai, Senin (30/3/2026).

Baca Juga: Zola : Pemerintah Berupaya Jaga Stabilitas Harga dan Stok Sembako

Pihak kepegawaian segera merekap data para ASN yang mangkir. Mereka dimintai pertanggungjawaban melalui pimpinan instansi masing-masing. 

Langkah tegas ini diambil guna memastikan kedisiplinan birokrasi tetap terjaga setelah masa libur panjang berakhir.

Baca Juga: Tidak Beri THR, Perusahaan Ditegur

Maulana didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha dan Sekda A Ridwan memantau kesiapan pelayanan publik. Pengecekan dilakukan secara virtual terhadap seluruh unit kerja, mulai dari puskesmas, sekolah, rumah sakit, hingga kantor lurah dan camat.

Sidak online dipilih karena dinilai lebih efisien untuk menjangkau ribuan pegawai dalam waktu relatif singkat. Penggunaan teknologi video konferensi memudahkan pimpinan daerah berinteraksi langsung dengan para staf di lapangan, tanpa terkendala jarak.

Baca Juga: Ulah Pelansir, Merangin Kekurangan Solar

“Sidak online dilakukan untuk semua unit, seperti puskesmas, sekolah, rumah sakit dan OPD, termasuk Camat dan Lurah, menggunakan teknologi yang ada. Kalau datang langsung, waktunya tidak akan cukup,” ucap Maulana seusai sidak.

Berdasarkan data rekapitulasi, tercatat 9.872 pegawai, atau sekitar 97,92 persen dari total 10.082 personel, hadir tepat waktu. Sebagian besar pegawai yang tidak hadir diketahui telah mengantongi izin resmi, seperti cuti tahunan maupun keterangan sakit.

Namun, fokus utama wali kota tertuju pada sisa persentase pegawai yang tidak memberi kabar hingga jam kerja dimulai. Maulana menegaskan, kepatuhan terhadap aturan merupakan syarat mutlak bagi pelayan masyarakat di Kota Jambi.

“Tahun ini hari pertama setelah libur ASN Kota Jambi mentaati aturan yang diberlakukan. Sekitar 2 persen tidak hadir, memang sudah ada izinnya, seperti cuti, sakit dan izin lainya. Sisanya pegawai yang tanpa keterangan, nanti akan kami rekap lagi dan minta penjelasan pimpinan masing-masing,” ungkap Maulana.

Dalam interaksi virtual, wali kota juga mengevaluasi progres pelaksanaan program unggulan Kota Jambi Bahagia di setiap instansi. Ia ingin memastikan momentum Idul Fitri menjadi energi baru untuk mengakselerasi program kerja yang telah direncanakan.

Para pegawai diingatkan agar segera kembali pada ritme kerja normal guna memberikan pelayanan maksimal kepada warga. Tidak boleh ada hambatan komunikasi atau pelayanan yang terbengkalai dengan alasan masih dalam suasana lebaran.

Maulana juga mengeluarkan instruksi keras terkait aktivitas halal bihalal yang berpotensi mengganggu jam pelayanan kantor. Para ASN dilarang melakukan kunjungan silaturahmi dari rumah ke rumah selama waktu operasional instansi berlangsung.

Kegiatan ramah tamah hanya diperbolehkan saat jam istirahat, atau waktu makan siang yang telah ditentukan. Pelanggaran terhadap instruksi ini akan ditindaklanjuti dengan pemberian sanksi disiplin oleh pihak BKPSDMD Kota Jambi.

“Saya ingatkan semua ASN agar tidak melakukan halal bihalal kunjungan dari rumah ke rumah di jam kerja. Pada jam istirahat atau jam makan siang dipersilahkan. Kalau ada yang ketahuan akan ada sanksi dari BKPSDMD,” tegas Maulana.

Sidak daring ini sekaligus menjadi sarana evaluasi bagi seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengelola kehadiran staf. Pemkot Jambi berkomitmen terus meningkatkan kapasitas daerah melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Kehadiran fisik dan integritas waktu dinilai sebagai fondasi utama dalam mewujudkan visi pembangunan kota yang sejahtera. Pihak balai kota memastikan bahwa pengawasan terhadap kinerja aparatur akan terus dilakukan secara konsisten di masa mendatang. ***

 

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya