SKK Migas Apresiasi Capaian Lifting Blok Corridor Melampaui Target APBN 2022

Manajemen SKK Migas melakukan kunjungan kerja dan pengawasan lifting migas, di Blok Corridor, yang dikelola Medco E&P Grissik Ltd

Reporter: DOD | Editor: Doddi Irawan
SKK Migas Apresiasi Capaian Lifting Blok Corridor Melampaui Target APBN 2022
Manajemen SKK Migas melakukan kunjungan kerja dan pengawasan lifting migas, di Blok Corridor, yang dikelola Medco E&P Grissik Ltd

MUSIBANYUASIN, INFOJAMBI.COM - Dalam rangka lifting migas akhir tahun 2022, Manajemen SKK Migas melakukan kunjungan kerja dan pengawasan lifting migas, di Blok Corridor, yang dikelola Medco E&P Grissik Ltd (Medco E&P).

Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan lifting berjalan aman dan lancar serta mendiskusikan langkah untuk melakukan akselerasi program work, program & budget (WP&B) 2023. 

Blok Corridor yang dioperasikan Medco E&P merupakan penyumbang lifting nomor dua terbesar dalam capaian lifting gas secara nasional.

Oleh karena itu, kinerja dari Blok Corridor akan sangat mempengaruhi kemampuan neraca gas secara nasional.

Baca Juga: SKK Migas Gelar Sosialisasi dan Media Kompetisi 2016

Dalam kegiatan lifting akhir tahun, SKK Migas mencatat per tanggal 31 Desember 2022, lifting gas berada di angka >770 MMSCFD (Million Standard Cubic Meters per Day), 107 % di atas target APBN 2022 sebesar 725 MMSCFD, sedangkan lifting minyak sebesar >6,200 BOPD (Barrel Oil per Day). 

Deputi Keuangan dan Komersialisasi SKK Migas, Kurnia Chairi, menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja yang telah melampaui target APBN 2022.

Peralihan Blok Corridor yang saat ini dikelola sepenuhnya oleh perusahaan nasional menunjukkan kemampuan anak bangsa dalam mengelola kekayaan alam dalam hal ini minyak dan gas dengan sangat baik.

“Di tengah harga gas dunia yang tinggi, tentu saja pencapaian lifting gas di Blok Corridor tidak hanya memperkuat neraca gas secara nasional, namun juga memberikan penerimaan negara untuk membangun negeri ini, serta tentu saja kepercayaan yang lebih kuat kepada anak bangsa dalam mengelola industri hulu migas nasional”, ujar Kurnia.

Kurnia menambahkan kinerja yang baik tersebut sebagai hasil dari kerja keras dan dedikasi tinggi dari seluruh jajaran Medco E&P dalam melaksanakan program-program kerja 2022 dengan sangat baik.

Lebih lanjut, Kurnia menyampaikan bahwa infrastruktur minyak dan gas bumi di Sumatra Selatan sangat baik dan terintegrasi dengan pembeli.

Mengingat peran gas yang semakin kuat di era transisi energi, serta potensi gas di Sumatra yang masih menjanjikan, diharap Medco E&P terus meningkatkan produksi di masa mendatang, untuk mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan dan mendukung peranan migas sebagai sumber penerimaan negara.

Terkait dengan tahun 2023, Kurnia minta Medco E&P agar dapat melaksanakan program 2023 dengan baik dan terus melakukan koordinasi yang intensif dengan SKK Migas, guna mencapai target APBN 2023 dan berkontribusi bagi pencapaian jangka panjang peningkatan produksi migas nasional tahun 2030, yaitu produksi minyak 1 juta barel perhari (BOPD) dan gas 12 miliar kaki kubik perhari (BSCFD).

VP Relations & Security Medco E&P, Arif Rinaldi mengatakan, Blok Corridor selalu mengutamakan keselamatan pekerja dan terus menjaga kehandalan operasi.

“Kami berharap tahun 2023, sinergi Medco E&P bersama SKK Migas dapat memberikan kinerja terbaik dalam pengelolaan dan pengembangan blok Corridor,” ujar Arif Rinaldi.

Adapun upaya ini memerlukan dukungan seluruh pihak, sebagaimana upaya yang dilakukan di tahun 2022 ini tentunya tak luput dari dukungan 0emerintah, baik pusat atau daerah.

Demikian pula kelancaran operasi juga dapat terjaga kehandalannya karena kerjasama yang baik dari TNI/Polri juga peran dari masyarakat sekitar wilayah kerja, karena itu keberhasilan hulu migas merupakan keberhasilan kita semua dalam menjaga ketahanan energi. ***

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya