SKK Migas - PetroChina Gelar Orientasi Peningkatan Kader Pencegahan Stunting

PetroChina bersama Dinas Kesehatan Tanjungjabung Barat menggelar kegiatan orientasi peningkatan kapasitas kader dalam pencegahan stunting di posyandu.

Reporter: Amir | Editor: Doddi Irawan
SKK Migas - PetroChina Gelar Orientasi Peningkatan Kader Pencegahan Stunting
SKK Migas - PetroChina menggelar orientasi peningkatan kader pencegahan stunting di Tanjungjabung Barat | foto : amir

KUALATUNGKAL, INFOJAMBI.COM - PetroChina International Jabung Ltd bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjungjabung Barat menggelar kegiatan orientasi peningkatan kapasitas kader dalam pencegahan stunting di posyandu.

Kegiatan diadakan di aula Hotel Rivoli, Kuala Tungkal, Tanjungjabung Barat, tanggal 1 - 3 Desember 2022.

Orientasi dihadiri perwakilan PetroChina International Jabung Ltd, M Yudha Ramdani selaku Community Development Supervisor, Kepala Dinas Kesehatan Tanjungjabung Barat diwakili Sekretaris Dinas, Sahala Simatupang, Kabid Kesehatan Masyarakat Andi Rusdi, serta para peserta dari seluruh kader posyandu puskesmas se-Tanjungjabung Barat.

M Yudha Ramdani selaku Community Development Supervisor dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya PetroChina International Jabung Ltd membantu pemerintah menurunkan angka stunting. 

Baca Juga: SKK Migas – PetroChina Raih CSR Award 2016

Seperti diketahui, stunting adalah salah satu masalah yang masih sangat tinggi di dunia. Untuk itu, pemerintah Indonesia terus menggenjot dan berupaya menurunkan angka stunting.

"Untuk penurunan itu, PetroChina berupaya berkontribusi dalam penurunan angka stunting. Salah satunya dengan kegiatan orientasi peningkatan kapasitas kader dalam pencegahan stunting di posyandu yang digelar ini," kata Yudha.

Menurut Yudha, ini merupakan tanggung jawab sosial PetroChina. Pihaknya juga berharap program ini bisa optimal, sehingga bisa berkontribusi bagi masyarakat Kabupaten Tanjungjabung Barat.

"Kami berharap ibu-ibu mengikuti kegiatan ini untuk mendapatkan ilmu pencegahan stunting. Kita melihat bagaimana orang tua mendapatkan yang terbaik untuk anaknya. Informasi ini harus kita sebarkan ke masyarakat, agar menambah ilmu bagi orang tua baru, ketika bayi bisa diberi MPASI setelah 6 bulan," katanya.

Sekretaris Dinas kesehatan Tanjungjabung Barat, Sahala Simatupang menyampaikan, kegiatan ini merupakan kerja sama dengan PetroChina International Jabung Ltd, untuk meningkatkan kapasitas kader dalam pengetahuan, sehingga bisa mendeteksi dini stunting.

"Harapan kami kerja sama ini berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Peningkatan kapasitas ini sangat baik untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak. Seandainya ada temuan stunting, kami bisa memberikan bantuan yang bersumber dari APBD," ujar Sahala.

Hismanuraida, kader dari Pematang Lumut, sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Baginya bisa menambah ilmu pengetahuan, sehingga bisa memberikan informasi kepada ibu-ibu lain di daerahnya.

"Kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini, karena bisa menambah ilmu, bisa mengarahkan ibu-ibu agar terhindar dari stunting di desa kami," ungkap Hisma. ***

 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya