Gubernur Jambi Soroti Kalender Event Terintegrasi Saat Buka Pekan Budaya Pariwisata Jambi Elok Nian 2026

Gubernur Jambi, Al Haris, membuka Pekan Budaya Pariwisata Jambi Elok Nian 2026, di Taman Mini Melayu Jambi, Jumat malam.

Reporter: WA | Editor: Admin
Gubernur Jambi Soroti Kalender Event Terintegrasi Saat Buka Pekan Budaya Pariwisata Jambi Elok Nian 2026
Gubernur Jambi, Al Haris, membuka Pekan Budaya Pariwisata Jambi Elok Nian 2026, di Taman Mini Melayu Jambi, Jumat malam | foto : erit sutriedi

INFOJAMBI.COMGubernur Jambi, Al Haris, menegaskan pentingnya penyusunan kalender agenda pariwisata tahunan yang terintegrasi di seluruh kabupaten dan kota. 

Imbauan mendasar itu disampaikan Al Haris saat membuka Pekan Budaya Pariwisata Jambi Elok Nian 2026, di Taman Mini Melayu Jambi, Jumat (17/7/2026) malam.

Baca Juga: Haris - Khafid Semarakkan Puncak HKN ke-52

Pergelaran bertajuk "Menjaga Warisan Budaya, Menjemput Sungai Penuh Juara" tersebut menyajikan keberagaman warisan adat, kuliner, produk unggulan, hingga potensi pariwisata Kota Sungai Penuh. 

Kegiatan tahunan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperluas promosi daerah sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Baca Juga: Pemprov Diminta Cepat Perbaiki Jalan Putus Depan Kodim

Al Haris menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi aktif seluruh pemerintah daerah yang terus konsisten mendukung ajang Jambi Elok Nian. Ajang ini menjadi ruang strategis untuk mengenalkan potensi unggulan dari tiap daerah ke publik luas.

Sistem penjadwalan pariwisata yang pasti dinilai sangat krusial agar masyarakat maupun wisatawan dapat mengetahui rencana festival budaya sejak awal tahun. 

Baca Juga: Al Haris Lantik Pengurus HMPM Padang

Langkah terencana ini meyakinkan proses promosi bakal berjalan lebih efektif sehingga mampu meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke Provinsi Jambi.

"Tahun depan kita harus sudah memiliki kalender event yang jelas sehingga promosi bisa dilakukan lebih awal. Dengan demikian masyarakat mengetahui kapan setiap daerah menampilkan potensi terbaiknya, dan wisatawan dapat merencanakan kunjungannya ke Jambi," ujar Al Haris.

Guna memperluas daya jangkau promosi budaya di tingkat nasional, Al Haris berkomitmen mengundang langsung Kementerian Kebudayaan serta Kementerian Pariwisata pada gelaran tahun depan. Kehadiran pihak kementerian diharapkan mampu melambungkan nama pariwisata daerah ke panggung yang lebih tinggi.

Pujian khusus turut dialamatkan Al Haris kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh atas keberhasilannya mengemas kekayaan tradisi, kuliner, dan objek wisata lokal. Kota tersebut dinilai memiliki prospek cerah sebagai destinasi wisata budaya masa depan jika dikelola secara terarah dan profesional.

"Kota Sungai Penuh memiliki kekayaan budaya, kuliner, dan alam yang luar biasa. Potensi ini harus terus dikemas dengan baik agar menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat," katanya.

Di samping itu, Al Haris mengajak jajaran pemerintah kabupaten dan kota untuk terus merawat warisan budaya lokal, termasuk menggalakkan penggunaan batik khas daerah. Kualitas motif serta pengerjaan batik Jambi saat ini dinilai telah mengalami kemajuan pesat hingga sanggup bersaing dengan produk dari daerah lain.

"Kita harus bangga memakai batik daerah sendiri. Batik Jambi memiliki motif dan kualitas yang semakin baik sehingga menjadi identitas budaya yang patut kita lestarikan bersama," ungkapnya.

Selain menyoroti aspek pariwisata, Al Haris menjamin bahwa iklim investasi di Provinsi Jambi sangat aman dan kondusif bagi para penanam modal. Oleh karena itu, ia meminta para kepala daerah makin mempererat sinergi demi membangun daerah yang makin kompetitif dan berdaya saing tinggi.

Dorongan lain yang disampaikan Al Haris adalah mengimbau setiap kabupaten dan kota memperlengkap pembangunan anjungan daerah di kompleks Taman Mini Melayu Jambi. Keberadaan anjungan tersebut bakal berfungsi sebagai etalase budaya yang mencerminkan karakteristik dan kekayaan tiap wilayah.

Al Haris menaruh harapan besar kemajuan ekonomi warga. Agenda ini diharapkan menjadi pendorong utama pelestarian budaya, peningkatan turis, serta kebangkitan sektor ekonomi kreatif.

"Melalui semangat kebersamaan, pelestarian budaya, dan kolaborasi seluruh daerah, kita optimistis Jambi akan semakin maju, menjadi tujuan investasi sekaligus destinasi wisata yang membanggakan," pungkasnya.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jambi terhadap sektor pariwisata wilayahnya. Kota Sungai Penuh dianugerahi kekayaan adat istiadat, seni tradisi, kuliner khas, serta Batik Incung yang menjadi warisan berharga masyarakat Sakti Alam Kerinci.

Berbagai aset kebudayaan tersebut konsisten dijaga sebagai identitas daerah, sekaligus menjadi motor penggerak industri kreatif dan pariwisata. 

Selain kaya budaya, Kota Sungai Penuh menyimpan pesona alam pegunungan yang sejuk, kawasan penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat, hingga produk ekspor unggulan seperti kopi Arabika, kayu manis, dan hortikultura. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya