INFOJAMBI.COM — Ribuan masker N98 bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia disalurkan ke Provinsi Jambi.
Bantuan ini bukti nyata kepedulian pemerintah pusat dan TNI terhadap keselamatan serta kesehatan masyarakat di tengah kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Baca Juga: Zumi Zola dan Istri Sambut Kedatangan Danrem Baru
Penyerahan bantuan berlangsung di Posko Penanggulangan Bencana Karhutla Makorem 042/Gapu.
Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI Nyamin, menyerahkan secara simbolis 25.000 masker N98 tersebut kepada perwakilan sejumlah instansi di Provinsi Jambi.
Baca Juga: Danrem 042/Gapu Jambi Tinjau Pembangunan Kawasan Terpadu SAD
Bantuan terdiri dari 25 dus besar. Masing-masing dus berisi 50 boks, dan setiap boks memuat 20 lembar masker, sehingga totalnya mencapai 25.000 masker.
Masker jenis ini diperuntukkan sebagai perlindungan ekstra bagi masyarakat dari ancaman bahaya partikel halus kabut asap karhutla.
Baca Juga: HUT Bhayangkara ke 72, Kapolda Jambi Dapat Kejutan dari Danrem
Perlindungan ini sangat krusial untuk menangkal paparan partikulat berbahaya, seperti PM2.5 dan debu mikroskopis yang mengancam saluran pernapasan.
Penyaluran tahap awal dilakukan kepada instansi-instansi strategis. Instansi penerima akan meneruskan pendistribusian kepada para personel di lapangan, siswa-siswi, tenaga pendidik, hingga masyarakat umum yang membutuhkan.
Instansi penerima bantuan masker meliputi Kodim 0415/Jambi, BPBD Provinsi Jambi, Kantor Basarnas, Dinas Sosial Provinsi Jambi, serta Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.
Selain itu, bantuan juga mengalir ke Rumah Sakit Dr. Bratanata Jambi, Manggala Agni, SMAN 1 Kota Jambi, SMKN 1 Kota Jambi, SMA Adhyaksa Kota Jambi, hingga Asosiasi Pedagang Kaki Lima Jambi.
Langkah preventif ini menjadi bagian penting dari upaya bersama meminimalkan dampak kesehatan akibat kabut asap. Perlindungan diprioritaskan bagi warga yang terpaksa harus tetap beraktivitas di luar ruangan.
Kondisi udara di wilayah Jambi dalam beberapa hari terakhir sangat memprihatinkan. Pemerintah Kota Jambi bahkan telah mengambil tindakan tegas untuk melindungi para peserta didik, setelah kualitas udara terukur masuk dalam kategori sangat tidak sehat.
Danrem 042/Gapu menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap keselamatan rakyat di daerah terdampak.
“Masker ini merupakan bantuan Presiden Republik Indonesia yang kita salurkan kepada instansi-instansi di Provinsi Jambi untuk selanjutnya diberikan kepada personel, anak-anak sekolah dan masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Danrem ingin memastikan bahwa di tengah situasi karhutla dan kabut asap saat ini, perlindungan terhadap masyarakat menjadi perhatian.
Selain terus melakukan pemadaman, pendinginan dan penanggulangan karhutla di lapangan, juga memberikan perlindungan terhadap masyarakat dari dampak asap.
Ia berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik, terutama oleh masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan, termasuk petugas di lapangan dan anak-anak sekolah.
Danrem mengimbau masyarakat tetap waspada, mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk, menggunakan masker dengan benar, serta mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara.
Nyamin menekankan, strategi penanganan karhutla tidak boleh hanya fokus pada aspek pemadaman api semata. Keselamatan jiwa dan kesehatan masyarakat harus dijadikan prioritas utama dalam setiap tahapan penanggulangan bencana.
“Kita ingin api padam, asap berkurang, dan masyarakat tetap terlindungi. Ini adalah kerja bersama. TNI, Polri, pemerintah daerah, seluruh instansi dan masyarakat harus bersinergi menghadapi Karhutla,” tegasnya.
Lewat penyaluran 25.000 masker N98 bantuan Presiden ini, Korem 042/Gapu berharap perisai perlindungan masyarakat kian kuat.
Sinergi ini sekaligus menyokong langkah pemerintah daerah dalam mengatasi krisis dampak kabut asap Karhutla di bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com