INFOJAMBI.COM — Kebakaran hebat melanda satu unit rumah non permanen, sekaligus tempat pengumpulan barang bekas, di Jalan Lingkar Timur II, terbakar, Minggu (12/7/2026), siang.
Kobaran api dengan cepat menghanguskan bangunan tempat tinggal, sekaligus tempat usaha rongsokan tersebut. Bangunan itu diketahui milik Abdul Kadir yang menghidupi lima jiwa dalam keluarganya.
Baca Juga: Belasan Rumah di Kualatungkal Terbakar
Berdasarkan data administrasi, pemilik rumah tercatat berdomisili di RT 07 Kelurahan Talang Bakung. Namun, objek bangunan yang luluh lantak diamuk si jago merah berada di Jalan Lingkar Timur II, RT 29 Kelurahan Payoselincah, Paal Merah.
Lokasi usaha yang padat barang mudah terbakar membuat api membesar dengan cepat. Informasi adanya kebakaran ini pertama kali diterima petugas Damkartan Kota Jambi saat piket, sekitar pukul 11.39 WIB.
Baca Juga: Wabup Tanjabbar Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran
Armada pemadam langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi kejadian sepuluh menit kemudian. Catatan waktu tanggap darurat yang akurat ditunjukkan personel dari Pos Jambi Timur.
Seorang kerabat korban, Jamilah, warga RT 07 Talang Bakung, datang langsung ke pos damkar untuk meminta bantuan. Operasi pemadaman api dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi.
Baca Juga: Mobil Batubara Terbakar di Lintas Sumatera
Kekuatan penuh dikerahkan dengan menerjunkan satuan tugas yang terdiri dari Pleton 1 Mako, Regu 1 Posyankar Jambi Timur, dan Regu 1 Posyankar Palmerah. Sebanyak 25 orang personel pemadam berjuang memadamkan api di lokasi.
Guna mendukung kelancaran pemadaman, pihak damkar mengerahkan satu unit armada komando di lapangan. Pasukan juga diperkuat dengan membawa tiga unit armada tempur utama serta satu unit armada penyuplai.
Operasi penaklukan si jago merah tersebut berlangsung cukup sengit, memakan waktu 1 jam 40 menit. Petugas menerapkan skema penanganan sistematis dengan terlebih dahulu berkoordinasi bersama pihak PLN untuk memutus jaringan listrik di area sekitar.
Langkah koordinasi juga dilakukan dengan TNI dan Polri, guna mengamankan area sekitar objek kebakaran dari kerumunan. Kehadiran aparat keamanan sangat membantu kelancaran arus lalu lintas armada pemadam yang keluar masuk lokasi.
Sembari memadamkan api, petugas melakukan investigasi awal untuk mencari tahu penyebab pasti munculnya titik api. Pasukan di lapangan fokus memproteksi area sekitar, agar dampak kebakaran tidak meluas dan merembet ke bangunan lain.
Upaya penyemprotan air secara masif serta pendinginan menyeluruh dilakukan hingga tidak ada lagi bara api tersisa. Petugas berjuang ekstra keras melawan hambatan seperti kemacetan lalu lintas yang terjadi di sepanjang jalan menuju tempat kejadian.
Meski sempat terkendala macet, hasil akhir tindakan petugas dipastikan aman dan berjalan sangat lancar. Proses pemadaman total ini menghabiskan pasokan air bersih kurang lebih 25.000 liter.
Berdasarkan hasil investigasi awal di lokasi, api diduga kuat berasal dari tindakan sengaja seorang perempuan penderita gangguan jiwa (ODGJ) bernama Maimunah. Pelaku kedapatan sengaja membakar tumpukan barang bekas di dekat rumah tersebut.
Nahas, kobaran api dari tumpukan barang rongsokan itu merembet cepat dan melahap bangunan utama yang semi permanen. Saat ini Maimunah telah diamankan petugas di Mapolsek Jambi Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, total nilai kerugian materiil yang dialami korban belum diketahui pasti. Kabar baiknya, dipastikan nihil laporan korban cedera, dari pihak petugas penolong maupun warga sekitar.
Seluruh tim damkar telah kembali ke markas dan pos masing-masing. Keberhasilan penanganan darurat ini tidak lepas dari kerja sama solid Tim Responstime Damkartan yang melibatkan pihak PLN, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta jajaran redkar. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com