SKK Migas Apresiasi Rehab DAS PHM, Dalam Kurun 4 Tahun Mencapai 1,37 Juta Pohon

SKK Migas mengapresiasi capaian program penanaman pohon dan rehabilitasi daerah aliran sungai yang dilakukan oleh Pertamina Hulu Mahakam

Reporter: Rilis | Editor: Doddi Irawan
SKK Migas Apresiasi Rehab DAS PHM, Dalam Kurun 4 Tahun Mencapai 1,37 Juta Pohon
Penanaman pohon rehab DAS | foto : humas skk migas

BALIKPAPAN, INFOJAMBI.COM – SKK Migas mengapresiasi capaian program penanaman pohon dan rehabilitasi daerah aliran sungai yang dilakukan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina Hulu Mahakam (PHM).

Sejak dimulai tahun 2018 hingga September 2022, capaian program penanaman pohon di PHM pada program rehab DAS sudah mencapai 1,37 juta pohon pada lahan seluas 1.129,82 hektar.

Pohon yang ditanam adalah tanaman produktif berupa tanaman kayu dan  tanaman multi purpose tree species (MPTS).

Untuk tanaman kayu terdiri atas mahoni, jabon, meranti, sengon, kapur, bengkirai, karuing dan kemiri yang mencapai 70 % dari jumlah pohon yang ditanam.

Sedangkan untuk tanaman multi purpose tree species (MPTS) terdiri atas durian, cempedak, petai, jengkol, nangka, mete, gaharu dan suku yang mencapai 30 % dari total pohon yang ditanam.

Kegiatan penanaman pohon dalam rangka rehabilitasi DAS memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, karena PHM melibatkan lebih dari 100 orang dari 3 kelompok masyarakat.

Kegiatan juga dikolaborasikan dan disinkronkan dengan program agroforestry kesatuan pengelola hutan produksi (KPHP) Kendilo.

Program ini memberi dampak positif secara berkelanjutan, karena manfaat tidak hanya saat penanaman pohon, tetapi juga kelak menjadi bagian dari agroforestry.

"Program itu dirancang baik, sehingga dampak positif kegiatan yang melibatkan masyarakat tidak hanya saat penanaman pohon, tapi terus berkelanjutan karena pohon yang ditanam akan menjadi bagian dari program agroforestry yang dikelola KPHP Kendilo,” kata Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Rudi Satwiko, pada penanaman pohon lanjutan yang dilaksanakan PHM, Jumat 7 Oktober 2022.

Rudi menambahkan, penghijauan ini merupakan bagian tidak terpisahkan dalam industri hulu migas. Program penghijauan di hulu migas tidak hanya terkait pemenuhan kewajiban pinjam pakai kawasan hutan (PPKH) semata, tapi sudah menjadi program low carbon initiative.

Ini sebagai salah satu tujuan dalam rencana dan strategi (Renstra) Indonesia Oil & Gas 4.0 yaitu peningkatan produksi migas nasional di tahun 2030 yang sebesar 1 juta barel minyak dan 12 miliar kaki kubik gas disertai dengan multiplier effect dan keberlanjutan lingkungan

Dalam implementasi keberlanjutan lingkungan, industri hulu migas menanam pohon lebih dari yang menjadi komitmen pada PPKH.

"Ada program penanaman pohon lainnya yang merupakan inisiasi dan komitmen hulu migas dalam keberlanjutan lingkungan. Salah satunya penanaman pohon terkait dengan program pengembangan masyarakat (PPM),” kata Rudi.

Krisna, selaku General Manager PHM mengatakan, PHM dalam menjalankan kegiatan CSR berdasarkan pada 5 pilar program, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, kebudayaan, dan lingkungan.

Sejalan dengan program lingkungan, PHM melaksanakan program di wilayah TPAS Manggar yaitu pemanfaatan Gas Methane dari TPAS Manggar sebagai energi alternatif yang dikelola oleh masyarakat.

“Pemanfaatan gas methane yang telah dimulai sejak tahun 2018 ini telah dapat disalurkan untuk 300 sambungan rumah dan dinikmati  sebanyak 998 jiwa, 12 usaha UMKM serta pemanfaatan gas methane oleh TPA untuk genset penerangan,” ujar Krisna.

Selain itu, sehubungan dengan program REHAB DAS, Krisna menjelaskan, PHM telah melaksanakan program ini dari tahun 2018 yang ditargetkan  selesai pada tahun 2025.

PHM diberi kepercayaan untuk melakukan penanaman dengan luas penanaman REHAB DAS adalah 2.189 ha, sudah tertanam seluas 1.129,82 ha dengan lokasi REHAB DAS berada di Kawasan Hutan Produksi Kendilo Kabupaten Paser.

"Jenis tanaman yang ditanam adalah jenis kayu-kayuan dan multi proposed timber spesies (MPTs) dengan 1.367.102 tanaman. Nanti juga kita lihat secara detail progres penanaman PHM untuk kewajiban REHAB DAS,” pungkas Krisna.

Sebelumnya, sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja ke Kalimantan Timur, Rudi Satwiko didampingi Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Azhari, dan rombongan SKK Migas, melakukan kegiatan serah terima gedung produktivitas tenaga kerja kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Rombongan SKK Migas juga melakukan kunjungan kerja dan penanaman pohon di wilayah kerja yang dioperasikan oleh ENI Muara Bakau, termasuk mengunjungi program pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian di Joglo Tani Samboja, Kutai Kartanegara. ***

Baca Juga: SKK Migas Gelar Sosialisasi dan Media Kompetisi 2016

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya