INFOJAMBI. COM – SKK Migas - PetroChina International Jabung Ltd terus mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Salah satu upaya yang dilakukan melalui pelatihan peningkatan mutu produk untuk memperkuat daya saing usaha lokal di pasar nasional hingga internasional.
Pelatihan yang berlangsung pada 16–17 Oktober 2026 tersebut merupakan kelanjutan program pembinaan UMKM melalui program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) PetroChina International Jabung Ltd, yang sebelumnya telah diikuti 14 pelaku usaha. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan terdahulu dinilai memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha peserta sehingga program serupa kembali dilaksanakan.
Baca Juga: SKK Migas – PetroChina Raih CSR Award 2016
Pada pelatihan kali ini, PetroChina menghadirkan instruktur dari Denasty Academy pakar teknologi pangan, Ir. Asti Rosalia Hadini, S.TP, M.A., kehadiran mentor profesional ini ditargetkan mampu membuka cakrawala baru bagi 25 peserta dalam menguasai teknik sanitasi yang higienis, menjaga konsistensi rasa, serta memenuhi regulasi ketat keamanan pangan nasional.
Pelatihan peningkatan mutu produk ini turut dihadiri Government and Relation Superintendent PetroChina International Jabung Ltd, Saipul, CSR Specialist Rina Putri, CSR & Comdev Supervisor, M. Yuda Ramdani, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Tanjabtim, H. Jakfar, S.Sos, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tanjab Timur Inossanto Sudigdo, Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjabtim, Diah Utami Muslimin Tanja, Kabid Disperindag Suci Amelia, Denasty Academy Ir. Asti Rosalia Hadini, S.TP, M.A., sebagai instruktur utama, 25 pelaku UMKM selaku peserta pelatihan, serta tamu undangan lainnya.
Baca Juga: Wagub Harap Kerjasama dengan SKK Migas Semakin Baik
Government & Relations Superintendent PetroChina International Jabung Ltd, Saipul, mengatakan pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku UMKM.
"Dari monitoring dan evaluasi kami, pelatihan ini sangat-sangat bagus dan memberikan dampak yang signifikan, sehingga kami memutuskan untuk melanjutkan dan melatih lebih banyak lagi pelaku UMKM," katanya.
Baca Juga: 500 Anak SD se-Tanjabtim Dapat Lagi Bantuan PetroChina
Saipul, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan kelanjutan setelah melihat perkembangan positif dari para alumni UMKM binaan terdahulu.
"Pelatihan yang sebelumnya telah sukses diikuti oleh 14 pelaku UMKM. Hasil evaluasi berkala kami menunjukkan bahwa pembinaan tersebut memberikan dampak positif yang nyata terhadap peningkatan kualitas produk dan omzet wirausahawan lokal. Karena itu, kali ini kami dari PetroChina kembali menggelar pelatihan peningkatan mutu produk dengan jangkauan yang lebih luas bagi 25 pelaku UMKM di Tanjabtim," jelas Saipul.
Menurut Saipul, peningkatan kualitas menjadi kebutuhan penting bagi UMKM yang ingin memperluas jangkauan pemasaran. Selama ini, sejumlah produk lokal masih menghadapi kendala dalam aspek kemasan, legalitas, diversifikasi, serta pemenuhan standar keamanan pangan.
Untuk mengetahui kebutuhan pelaku usaha, PetroChina berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta narasumber ahli dengan melakukan kunjungan langsung ke sejumlah lokasi produksi. Hasil peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki dan dikembangkan.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai standar mutu produk, kebersihan dan sanitasi, penanganan pangan (food handling), legalitas usaha, diversifikasi produk, hingga teknik pengemasan sesuai standar. PetroChina juga menghadirkan narasumber ahli, Asri Rosalia Hadini, untuk memberikan pembekalan kepada peserta.
Saipul berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung dalam kegiatan produksi sehingga produk UMKM Tanjabtim semakin berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas.
"Momentum ini diharapkan mampu menjadi awal yang baik, agar produk-produk UMKM dari Tanjung Jabung Timur tidak hanya menjadi juara di rumah sendiri, melainkan mampu bersaing di tingkat nasional," ungkapnya.
Dukungan juga disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanjabtim, Diah Utami Muslimin. Ia menilai pelatihan tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pengetahuan, memperbaiki kualitas produk, dan mengembangkan pemasaran.
"Program pembinaan PetroChina pada tahun sebelumnya telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas produk, penjualan, dan jangkauan pemasaran. Ia berharap pendampingan dari PetroChina dan dinas terkait dapat terus berlanjut," ungkapnya.
Salah seorang peserta, Siti Fatimah, turut mengapresiasi pelatihan yang digelar PetroChina, menurutnya pelatihan ini membantu pengembangan produk olahan buah mangrove berupa permen yang dirintis keluarganya sejak 2015.
"Produk itu bahkan pernah meraih penghargaan Pemuda Pelopor bidang pangan tingkat Provinsi Jambi pada 2023," sebutnya.
Melalui pelatihan dan pendampingan tersebut, PetroChina berharap UMKM Tanjabtim semakin siap menghadapi persaingan pasar serta mampu meningkatkan pendapatan masyarakat melalui produk unggulan daerah. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com