INFOJAMBI.COM — Majang Puto, sebuah platform media yang menjadi wadah bagi para fotografer untuk memamerkan dan memperkenalkan karya visual mereka, kembali menghadirkan sebuah pameran fotografi bertajuk “TAUT: Manusia, Ruang, dan Cerita”.
Pameran tunggal karya fotografer Riko Mappedeceng berlangsung selama satu minggu dari tanggal 2–8 November 2026 di Toko Kopi Rasa Sedap, Pasar Kota Jambi.
Baca Juga: Ketua DPR Buka Pameran Foto Karya 25 Fotografer Parlemen
Melalui pameran ini, Riko Mappedeceng menghadirkan fotografi sebagai medium untuk mengekspresikan gagasan, merekam pengalaman, serta membaca hubungan antara manusia dan ruang yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Mengusung tema utama “TAUT: Manusia, Ruang, dan Cerita”, pameran ini berangkat dari gagasan bahwa manusia tidak hanya dipahami sebagai subjek yang direkam melalui sebuah gambar, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan yang terus bergerak dan berinteraksi dengan lingkungannya.
Baca Juga: Tempoa Art Galery Gelar Pameran Foto Bertajuk Makam Keramat Keluarga Rangkayo Hitam
Ruang dalam pameran ini tidak sekadar menjadi latar sebuah peristiwa. Lebih dari itu, ruang menyimpan jejak, menghadirkan pengalaman, dan memperlihatkan berbagai perubahan yang berlangsung seiring waktu. Sementara cerita tumbuh dari perjumpaan manusia dengan ruang, pengalaman yang dijalani, serta makna yang terbentuk di dalamnya.
Melalui rangkaian karya fotografi yang ditampilkan, TAUT mengajak pengunjung untuk melihat lebih dekat, membangun hubungan antargambar, serta menemukan makna di balik hal-hal yang tampak. Pameran ini menjadi ruang pertemuan antara fotografer, karya, dan pengunjung untuk membaca kembali hubungan manusia dengan lingkungan di sekitarnya.
Baca Juga: 'Pameran Foto DPR Zaman Now' Digelar di Gedung DPR
Tidak hanya menghadirkan pameran fotografi, rangkaian kegiatan ini juga akan diisi dengan berbagai aktivitas yang membuka ruang diskusi, eksplorasi, dan interaksi antarkomunitas. Beberapa kegiatan yang akan dihadirkan meliputi sharing session bersama jurnalis, workshop arsitektur, hunting foto, serta walking tour.
Melalui berbagai aktivitas tersebut, Majang Puto berharap pameran ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi karya fotografi, tetapi juga ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman bagi para pegiat seni, fotografer, komunitas kreatif, serta masyarakat umum.
"Sebab, setiap gambar memiliki cerita, setiap ruang menyimpan jejak, dan setiap perjumpaan menghadirkan makna." Tutur Riko
Selain Pameran Fotografi juga digelar Sharing Session Jurnalis, Workshop Arsitektur, Hunting Foto, dan Walking Tour. **
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com