Piala AFF Semarak, Pelabuhan Kuala Tungkal Diperketat

| Editor: Doddi Irawan
Piala AFF Semarak, Pelabuhan Kuala Tungkal Diperketat
Rapat



INFOJAMBI.COM - Polda Jambi terus mengantisipasi penyebaran covid-19. Terutama bagi pendatang via bandara maupun pelabuhan Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat.

Khusus pelabuhan di Kuala Tungkal, jajaran polres setempat diminta mengecek kedatangan warga, bahkan pelancong dari luar negeri.

Pasalnya, pelabuhan Kuala Tungkal menjadi alternatif masuknya pendatang dari luar negeri via Batam.

Hal inilah yang ditegaskan Karo Ops Polda Jambi, Kombes Pol Feri, saat rapat bersama Gubernur Jambi, Al Haris dan seluruh forkopimda se-Provinsi Jambi via zoom, Selasa kemarin.

Kepada Gubernur, Kombes Pol Feri melaporkan, pihaknya melakukan pengetatan sejak dua minggu lalu. Kombes Feri telah minta Kapolres Tanjabbar memperketat arus masuk ke Jambi.

“Dari dua minggu lalu kami perintahkan Kapolres melakukan pengetatan. Baik di pelabuhan resmi, maupun pelabuhan-pelabuhan kecil atau pelabuhan tikus," katanya.

Polda Jambi juga memerintahkan dilakukan swab antigen dan minta bukti sudah tervaksin dosis kedua. Kalau belum, mereka dikembalikan.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dalih pelancong luar negeri menghindari wajib karantina. Meski demikian, belum ditemukan pendatang via pelabuhan Kuala Tungkal yang terdeteksi reaktif.

“Ada kemungkinan warga dari luar negeri menghindari karantina yang tadinya 10 hari menjadi 14 hari. Modus yang dipakai, masuk lewat Singapura ke Batam, Batam ke Tungkal,” jelas Kombes Feri.

Sampai sekarang, Kapolresnya ditanyakan tiap hari, belum ada tanda-tanda yang reaktif ataupun positif covid-19. Ini antisipasi saja.

Hal senada ditegaskan Plt Kadishub Provinsi Jambi, Ismed. Pendatang via pelabuhan Kuala Tungkal wajib vaksin lengkap, menunjukkan hasil negatif rapid antigen dan masuk ke aplikasi Peduli Lindungi.

“Tiga persyaratan ini wajib untuk perjalanan melalui pelabuhan sungai maupun laut. Tidak kalah pentingnya, termasuk pembatasan orang di dalam kapal maksimal 75 persen,” kata Ismed.

Khusus pelancong dari luar negeri, pihaknya mengantisipasi warga yang baru pulang dari nonton piala AFF di Singapura.

“Sebagaimana arahan gubernur, memperketat warga dari Batam masuk ke Tungkal. Kami mengindikasi bisa saja orang datang dari Batam, bisa saja orang yang melakukan perjalanan dari Singapura. Apalagi beberapa hari ini marak sepakbola piala AFF," ujarnya.

Penulis : Andra Rawas | Editor : Dodik

Baca Juga: Cegah Virus Corona Merebak di Tanjabtim, Romi Perketat Semua Jalur Masuk

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya