INFOJAMBI.COM — Suasana Aula Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, tampak berbeda, Senin, 19 Oktober 2026. Puluhan siswa dan alumni berkumpul dengan semangat baru.
Mereka bukan hanya datang untuk mengikuti sebuah kegiatan pelatihan. Di hadapan mereka, terbuka peluang untuk mengenal dunia kerja, membangun kepercayaan diri, serta merancang masa depan yang lebih mandiri, melalui keterampilan barista dan wirausaha kopi.
Baca Juga: SKK Migas Gelar Sosialisasi dan Media Kompetisi 2016
Program yang digelar SKK Migas - PetroChina International Jabung Ltd ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Bagi SLB Negeri Kuala Tungkal, pelatihan tersebut menjadi langkah nyata dalam membuka akses pembelajaran vokasi yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia kerja.
Melalui program pelatihan barista dan wirausaha kopi tahun 2026, SKK Migas - PetroChina International Jabung menghadirkan rangkaian kegiatan yang dirancang secara komprehensif, terstruktur, dan berkelanjutan.
Baca Juga: SKK Migas – PetroChina Raih CSR Award 2016
Program ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tapi juga menyiapkan peserta dari aspek mental, pemetaan potensi, hingga pemahaman dasar kewirausahaan.
Tahapan pertama dimulai dengan asesmen dan identifikasi potensi yang berlangsung pada 19 hingga 21 Oktober 2026. Sebanyak 46 siswa dengan berbagai latar belakang kekhususan mengikuti proses pemetaan minat, bakat, potensi fisik, serta kemampuan pedagogik.
Baca Juga: Wagub Harap Kerjasama dengan SKK Migas Semakin Baik
Kegiatan ini didampingi langsung oleh tim psikolog dan pendidik khusus. Pemetaan menjadi fondasi penting dalam keseluruhan program. Melalui pendekatan itu, setiap peserta diharapkan memperoleh proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan potensinya masing-masing.
Setelah tahap asesmen, peserta akan memasuki sesi training motivasi dan kunjungan lapangan atau field trip pada 22 Oktober 2026. Pada tahap ini, para siswa dibekali pelatihan motivasi untuk membangun mental wirausaha sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.
Pada hari yang sama, peserta juga diajak mengunjungi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) penjualan kopi seduh di Tanjung Jabung Barat. Kunjungan itu menjadi kesempatan bagi para siswa melihat langsung aktivitas usaha kopi, mulai dari proses produksi, alur kerja, hingga strategi pemasaran yang dijalankan para pelaku usaha.
Tahapan inti pelatihan dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 6 Desember 2026. Dalam kurun waktu 30 hari kerja efektif, peserta akan mendapatkan pembelajaran langsung dari instruktur barista berpengalaman.
Mereka akan diperkenalkan pada berbagai keterampilan dasar dan lanjutan, mulai dari teknik espresso, minuman berbasis susu, signature drink, hingga kreasi non-coffee dan mocktail. Selain itu, peserta juga akan memperoleh pengetahuan mengenai pelayanan pelanggan dan dasar-dasar manajemen keuangan yang menjadi bekal penting dalam membangun usaha.
Bagi banyak peserta, program ini bukan sekadar pelatihan keterampilan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang belajar untuk mengenali kemampuan diri sekaligus membuka peluang ekonomi di masa depan.
Pelaksana Tugas Kepala SLB Negeri Kuala Tungkal, Hasanah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SKK Migas - PetroChina International Jabung Ltd yang telah menghadirkan program tersebut bagi siswa dan alumni sekolah.
"Kami dari SLB Negeri Kuala Tungkal mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada SKK Migas - PetroChina International Jabung Ltd. Semoga kegiatan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi para siswa SLB Negeri Kuala Tungkal dan alumni," ucap Hasanah.
Ucapan serupa juga datang dari Naila Husna, salah seorang peserta pelatihan. Baginya, kesempatan untuk mengikuti program ini menjadi pengalaman berharga yang membuka wawasan baru mengenai dunia usaha dan profesi barista.
"Terima kasih kami ucapkan kepada pihak SKK Migas - PetroChina International Jabung Ltd yang telah memberikan pelatihan ini, pelatihan ini sangat berarti bagi kami," pungkasnya.
Di balik aroma kopi yang kelak akan memenuhi ruang praktik para peserta, tersimpan harapan besar tentang kemandirian. Melalui pelatihan ini, para siswa dan alumni SLB Negeri Kuala Tungkal tidak hanya belajar meracik minuman. Mereka juga sedang meracik mimpi, kepercayaan diri, dan peluang hidup yang lebih luas.
Hadir dalam kegiatan tersebut CSR Specialist PetroChina International Jabung Ltd Rina Putri, Plt Kepala SLB Negeri Kuala Tungkal Hasanah beserta jajaran, instruktur barista M. Riza Fahlevi, psikolog Novil Cut Nizar, motivator Ridho Akbar, asesor pedagogik Umi Pujiastuti, para siswa dan alumni SLB Negeri Kuala Tungkal, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Program ini menjadi gambaran bagaimana kolaborasi antara dunia industri dan lembaga pendidikan dapat menghadirkan manfaat nyata bagi kelompok penyandang disabilitas. Ketika keterampilan dipadukan dengan kesempatan, secangkir kopi pun dapat menjadi pintu menuju masa depan yang lebih mandiri dan penuh harapan. ***
BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com