Tes Kompetensi Akademik Tolok Ukur Efektivitas Kurikulum Daerah

Gubernur Jambi, Al Haris, bersama Wali Kota Jambi, Maulana, meninjau pelaksanaan TKA di SMP Negeri 7 Kota Jambi, Senin.

Reporter: DOD | Editor: Admin
Tes Kompetensi Akademik Tolok Ukur Efektivitas Kurikulum Daerah
Gubernur Jambi, Al Haris, bersama Wali Kota Jambi, Maulana, meninjau pelaksanaan TKA di SMP Negeri 7 Kota Jambi, Senin | foto : erik sutriedi

INFOJAMBI.COM — Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2026 menjadi instrumen vital dalam memetakan kualitas pendidikan di Provinsi Jambi.

Gubernur Jambi, Al Haris, meninjau langsung jalannya evaluasi akademik tersebut, di SMP Negeri 7 Kota Jambi, pada Senin (6/4/2026).

Baca Juga: Haris - Khafid Semarakkan Puncak HKN ke-52

Peninjauan dilakukan bersama Wali Kota Jambi Maulana dan Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, guna memastikan ujian berlangsung transparan. Sejumlah pejabat dinas pendidikan dan perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) ikut mendampingi.

Al Haris menegaskan, TKA memiliki peran strategis dalam mengukur efektivitas implementasi kurikulum yang diterapkan di sekolah. Ujian ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tapi metode evaluasi ilmiah untuk melihat capaian pembelajaran siswa secara riil.

Baca Juga: Pemprov Diminta Cepat Perbaiki Jalan Putus Depan Kodim

“Tes ini menjadi salah satu indikator penting, untuk melihat sejauh mana kurikulum yang telah dipelajari benar-benar dikuasai siswa. Dari sini kita dapat menilai standar kompetensi siswa, sekaligus mengevaluasi proses pembelajarannya di sekolah,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jambi akan menggunakan data hasil TKA sebagai rujukan utama dalam merumuskan kebijakan pendidikan di masa depan. Dengan parameter terukur, langkah-langkah peningkatan mutu diharap lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Baca Juga: Al Haris Lantik Pengurus HMPM Padang

Al Haris juga menyoroti kondisi sarana pendukung pembelajaran berbasis teknologi yang belum merata di satuan pendidikan. Ia mengakui masih ada kesenjangan fasilitas perangkat, seperti laptop di beberapa sekolah, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.

“Tidak semua siswa memiliki fasilitas memadai, seperti laptop atau perangkat pendukung lainnya. Ini menjadi perhatian serius pemerintah untuk melengkapi kebutuhan peralatan belajar di sekolah, sehingga tidak ada lagi kesenjangan antarwilayah,” tegasnya.

Pemerataan infrastruktur pendidikan dianggap sebagai bentuk keadilan akses bagi siswa, di daerah terpencil maupun wilayah keterbatasan ekonomi. Meski menghadapi kendala teknis, Al Haris optimis nilai rata-rata siswa Jambi mampu bersaing di level nasional.

“Harapan kita nilai anak-anak Jambi bisa berada di atas rata-rata nasional. Namun, kita juga menyadari, daerah terpencil masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Ini menjadi fokus dalam peningkatan mutu pendidikan ke depan,” ungkap Haris.

Secara umum, pelaksanaan TKA di seluruh kabupaten dan kota dilaporkan berjalan tertib sesuai prosedur yang ditetapkan. Namun, pemerintah tetap mengantisipasi potensi gangguan pada jaringan internet dan pasokan listrik di beberapa titik pelaksanaan.

Wali Kota Jambi, Maulana menilai pelaksanaan TKA merupakan cerminan kualitas manajemen sekolah, serta kesiapan tenaga pendidik secara kolektif.

Kehadiran pimpinan daerah dalam peninjauan tersebut diyakini memberikan motivasi tambahan bagi para siswa yang sedang menempuh ujian.

“Tes ini bukan hanya menilai kemampuan akademik siswa, tapi juga refleksi kualitas sistem pendidikan secara keseluruhan, mulai dari manajemen sekolah, kesiapan guru, hingga metode pembelajaran yang diterapkan,” kata Maulana.

Pemerintah Kota Jambi sendiri terus berupaya mempercepat revitalisasi fasilitas pendidikan mulai dari jenjang TK hingga SMP. Dukungan pemerintah pusat dan provinsi dianggap sangat krusial dalam mempercepat transformasi kualitas belajar di perkotaan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M Umar My melaporkan, TKA tahun ini diikuti 62.212 siswa dari 1.333 satuan pendidikan. Peserta tersebut tersebar luas di 11 kabupaten dan kota di wilayah Provinsi Jambi.

Pelaksanaan TKA ini menjadi momentum penting untuk memetakan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Data yang diperoleh akan menjadi dasar merumuskan kebijakan peningkatan mutu pendidikan ke depan.

Melalui evaluasi komprehensif, Pemprov Jambi berkomitmen menciptakan SDM yang unggul dan memiliki daya saing global. Keberhasilan TKA diharap mampu membawa perubahan signifikan pada standar kompetensi lulusan di masa mendatang. ***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya