Wamentan Sudaryono Pimpin Gerakan Tanam Padi di Batang Hari

Wamentan Sudaryono Pimpin Gerakan Tanam Padi di Batang Hari

Reporter: Notasari Yani | Editor: Izwan Sholimin
Wamentan Sudaryono Pimpin Gerakan Tanam Padi di Batang Hari
Wamentan Sudaryono Pimpin Gerakan Tanam Padi di Batang Hari

INFOJAMBI.COM – Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, turun langsung memimpin kegiatan Gerakan Tanam Padi di Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, Selasa (21/4/2026). Program ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam mendorong percepatan swasembada pangan di daerah.

Kegiatan yang semula direncanakan berlangsung di Kelurahan Pasar Baru akhirnya dialihkan ke areal persawahan di Kelurahan Rengas Condong, Kecamatan Muara Bulian. 

Baca Juga: Diangggap Tak Becus, Delapan Da'i Diberhentikan

Perubahan lokasi dilakukan karena kondisi lahan sebelumnya terdampak genangan air Sungai Batang Hari, sehingga lokasi baru dinilai lebih siap untuk pelaksanaan tanam serentak.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jambi, Al Haris, serta Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief. 

Baca Juga: Takut Arsip Kocar Kacir, Sejumlah OPD Dikumpulkan

Hadir pula sejumlah pejabat daerah lainnya, termasuk Kepala Dinas Pertanian Batang Hari Farizal dan Camat Muara Bulian Zuhri.

Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari berbagai unsur lintas sektor, seperti TNI, kepolisian, Dinas Perhubungan, hingga Satpol PP, guna memastikan kegiatan berjalan lancar serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Baca Juga: Dinas Kominfo-BPS Batanghari Jalin Kerjasama

Dalam sambutannya, Sudaryono menegaskan bahwa gerakan tanam padi ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan sawah produktif sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

 Ia juga meninjau kondisi infrastruktur pertanian sekaligus berdialog dengan petani terkait kesiapan memasuki musim tanam.

Sementara itu, Gubernur Al Haris memaparkan bahwa luas lahan baku sawah di Provinsi Jambi saat ini mencapai sekitar 69 ribu hektare, dengan lahan eksisting sekitar 54 ribu hektare. Program cetak sawah rakyat pada 2025 telah mencakup sekitar 1.200 hektare dan ditargetkan meningkat menjadi 4.100 hektare pada 2026.

Meski demikian, produksi padi di Jambi saat ini baru mampu memenuhi sekitar 71 persen kebutuhan konsumsi daerah, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar 29 persen untuk mencapai swasembada pangan.

Pemerintah daerah pun berharap dukungan dari pemerintah pusat terus ditingkatkan agar target swasembada pangan di Provinsi Jambi dapat segera terealisasi.***

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya