Bersama Masyarakat Wujudkan Pemilu Aman dan Tenteram

| Editor: Muhammad Asrori
Bersama Masyarakat Wujudkan Pemilu Aman dan Tenteram
Gubernur Jambi, H Fachrori Umar (tengah).

Penulis : Raihan
Editor : M Asrori S



INFOJAMBI.COM - Gubernur Jambi  H.Fachrori Umar, turut menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kewaspadaan Nasional Dalam Rangka Pemantapan Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 Wilayah Barat, dibuka Menteri Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Ballroom E Golden Prawn Batam Kepri, Kamis (28/2/2019).

Gubernur Jambi, menegaskan, penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019 di Provinsi Jambi harus berjalan sukses dengan upaya bersama pihak terkait.

"Masyarakat dan pemerintah berjuang bersama mengupayakan pemilu berjalan aman dan tenteram," ungkap Gubernur Jambi.

Harapan besar terhadap suksesnya pelaksanaan pemilu di wilayah Jambi, agar dapat terjaga sangat menentukan kesuksesan dan menjadi perhatian semua pihak.

"Kita Jambi merupakan negeri yang maju berkembang, bersaudara semua (penduduk), ada berita hoax harus bersama mengingatkan dan memberi semangat warga akan NKRI," jelas Fachrori.

Menkopolhukam Wiranto, menjelaskan alasan perlunya rakornas pemilu, karena penyelenggaraan pemilu merupakan pekerjaan bersama yang memiliki keterkaitan dalam kesuksesannya.

"Kita satu tim bukan kerja sendiri-sendiri dalam penyelenggaraan pemilu nanti," tegas Wiranto.

Mengusung tema "Pilihan Boleh Beda Persatuan dan Kesatuan Bangsa Harus Kita Jaga" dinilai merupakan tema yang tepat pada Rakor Pemilu Tahun 2019.

"Pilihan tidak beda ya sudah ga ada pemilu, karena pemilu harus beda jadi perbedaan ini bukan karena kita niatnya berbeda, berbeda karena diatur konstitusi, berbeda dalam pemilu hanya sementara bukan permanen," kata Wiranto.

Pemilu 2019 merupakan pesta demokrasi yang seharusnya memberikan kegembiraan dan kenyamanan bagi rakyat Indonesia, guna menentukan pemimpin sesuai pilihan yang berlangsung secara demokratis.

"Pesta demokrasi tidak boleh saling menjelekkan, karena beda pilihan itu lumrah dalam demokrasi, memilih pemimpin yang harus bertanggungjawab pada rakyat," tegas Wiranto.

Mendagri Tjahjo Kumolo, juga menjelaskan, pelaksanaan Rakornas yang sama terbagi di tiga tempat yaitu Makasar, Kepri dan Jakarta.

"Tujuan utama tidak semata-mata masalah kewaspadaan penyelenggaraan pemilu, tapi tugas utama setiap lima tahun adalah bagaimana kita pemerintah secara bersama-sama, membantu kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan pemilu," ujar Mendagri.

Tjahjo Kumolo, mengatakan, kepada aparat TNI-Polri dapat mengorganisir masyarakat untuk mengunakan hak pilih secara demokratis.

"Ajak masyarakat menggunakan hak pilih dengan harapan, target 78 persen partisipasi pemilu dari KPU dapat terpenuhi," kata Tjahjo Kumolo.

Pemilu dapat berlangsung sukses dan berjalan dengan upaya segenap pihak, untuk menghilangkan racun demokrasi yang sangat mengganggu dalam rangka tahap konsolidasi.

"Harus dilawan yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa, seperti politik uang, kampanye berujar kebencian, fitnah dan sara. Mari konsolidasi kepada masyarakat dalam konteks beda sikap beda pilihan harus kita junjung secara demokratis, jangan sampai ternodai dengan hal-hal yang bisa merusak kebersamaan, konsep demokrasi yang beradab dan beretika dengan adu konsep, ide, gagasan," tegas Mendagri.

Peran pemerintah dalam pemilu diantaranya, tugas pemerintah daerah suksesnya pemilu, bukan hanya bersandar pada integritas dan profesionalisme penyelenggara pemilu dan peserta pemilu, namun harus didukung seluruh pemangku kepentingan. Diperlukan persamaan dan pemahaman persepsi. Bantuan dan fasilitas dari pemerintah dan pemerintah Daerah.

Selanjutnya kewajiban pemerintah dan Pemerintah Daerah, peran pemerintah dan pemerintah daerah dalam kampanye, peran Linmas dalam Pelaksanaan Pemilu serentak 2019, percetakan dan distribusi logistic, Netralitas ASN/PNS dan langkah antisipasi pemilu.

Gubernur Kepulauan Riau, Dr.H.Nurdin Basirun,S.Sos,M.Si, menyampaikan Batam Kepri menjadi tuan rumah acara nasional sangat diuntungkan dan diharapkan berlangsung sukses.

"Terima kasih acara nasional berlangsung di Batam berbahagia menjadi tuan rumah event nasional, disini aman, indah dan infrastruktur tersedia," ungkap Gubernur Kepri.

Rakor juga diikuti TNI-POLRI, Kejaksaan, Bupati dan Walikota, KPU dan Bawaslu serta pihak terkait Pemilu di Wilayah Barat (Sumatera). ( Humasprov )

Baca Juga: Wagub Apresiasi Upaya Baleg DPR RI

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya