Layanan Digital Dinonaktifkan Sementara, Bank Jambi Pastikan Dana Nasabah Tetap Aman

Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, merespon cepat viralnya kabar berkurangnya saldo tabungan sejumlah nasabah di media sosial

Reporter: DOD | Editor: Admin
Layanan Digital Dinonaktifkan Sementara, Bank Jambi Pastikan Dana Nasabah Tetap Aman
Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, saat menjelaskan terkait isu berkurangnya saldo nasabah Bank Jambi | foto : bj

INFOJAMBI.COM — Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, merespon cepat viralnya kabar berkurangnya saldo tabungan sejumlah nasabah di media sosial.

Khairul menegaskan, Bank Jambi siap memikul tanggung jawab finansial secara penuh jika kehilangan tersebut terbukti akibat kesalahan sistem.

Baca Juga: Zola Ingatkan Pengelola Bank Jambi Tidak Cepat Puas

Jaminan keamanan ini disampaikan Khairul di hadapan dewan direksi dan Komisaris Utama Bank Jambi, Emilia Hamzah.

Saat ini, tim internal bank milik daerah tersebut sedang melakukan penelusuran mendalam untuk memverifikasi setiap laporan yang masuk.

Baca Juga: Upaya Tingkatkan Elektrifikasi, Jambi – UNDP Jalin Kerjasama

"Mengenai kabar adanya uang nasabah yang hilang, Bank Jambi saat ini tengah melakukan penelusuran. Saya menjamin, jika memang ada dana nasabah yang raib, maka Bank Jambi akan mengganti penuh semua kerugian nasabah," tegas Khairul.

Pihak manajemen juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas gangguan layanan yang terjadi pada akhir pekan ini.

Baca Juga: Gubernur Resmikan Kantor Pelayanan Bank Jambi di Jakarta

Masyarakat diminta untuk tidak panik dan tetap tenang sembari menunggu hasil investigasi menyeluruh rampung dilakukan.

Sebagai langkah pengamanan data yang bersifat mendesak, Bank Jambi memutuskan menonaktifkan sementara seluruh akses layanan digital. Kebijakan ini mengakibatkan aplikasi mobile banking tidak dapat diakses oleh nasabah untuk sementara waktu.

Keputusan mematikan sistem secara temporer diambil guna mempermudah proses audit dan mencegah potensi gangguan lebih lanjut.

Manajemen fokus pada pemulihan kanal ATM dan layanan digital agar dapat segera beroperasi normal kembali dalam waktu dekat.

"Sistem perbankan sementara di-off-kan untuk melakukan investigasi sehingga nasabah saat ini tidak bisa mengakses aplikasi mobile dari Bank Jambi," katanya.

Bank Jambi juga telah berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk mengusut tuntas penyebab utama kegagalan sistem tersebut.

Laporan resmi akan segera dilayangkan ke Polda Jambi guna memastikan apakah insiden ini murni kendala teknis atau merupakan tindakan kriminal.

"Kami akan menindaklanjuti dengan melaporkan ke Polda Jambi, untuk mengetahui apakah ini terjadi karena sistem atau kejahatan perbankan," ungkapnya.

Nasabah kembali diingatkan untuk selalu waspada dan menjaga kerahasiaan data pribadi yang bersifat sensitif. Informasi seperti nomor PIN dan kode OTP tidak boleh diberikan kepada siapa pun untuk menghindari penyalahgunaan rekening.

Bagi warga yang mendapati adanya kejanggalan pada mutasi rekening, manajemen menyarankan untuk segera melapor ke kantor cabang terdekat. Layanan Customer Service akan mulai melayani pengaduan secara tatap muka pada Senin 23 Februari 2026.

Pelapor diminta membawa bukti transaksi yang dianggap mencurigakan untuk mempercepat proses verifikasi oleh petugas bank. Selain layanan kantor fisik, nasabah juga dapat menghubungi saluran resmi Call Center di nomor 1500-665.

Pertemuan klarifikasi ini dihadiri jajaran komisaris dan direksi lainnya sebagai bentuk soliditas kepemimpinan institusi. Kehadiran para pimpinan tertinggi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi seluruh nasabah.

Bank Jambi berkomitmen terus memberikan pembaruan informasi secara transparan kepada publik selama proses pemulihan berlangsung. Prinsip perlindungan nasabah tetap menjadi prioritas utama dalam penyelesaian sengketa transaksi perbankan ini.

Situasi di berbagai kantor cabang terpantau tetap kondusif meski terjadi lonjakan pertanyaan dari masyarakat melalui saluran komunikasi daring.

Manajemen Bank Jambi berjanji menuntaskan persoalan ini dengan mengedepankan asas keadilan dan profesionalisme perbankan. ***

 

BERITA KAMI ADA DI GOOGLE NEWS | Ikuti juga Channel WhatsApp INFOJAMBI.com

Berita Terkait

Berita Lainnya