Progres Proyek Jembatan Pulau Pinang Baru 5 %, Nah lo...

| Editor: Doddi Irawan
Progres Proyek Jembatan Pulau Pinang Baru 5 %, Nah lo...

proyek.jpg" alt="" width="865" height="450" />KUALATUNGKAL — Guna memaksimalkan anggaran daerah yang digelontorkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada pekerjaan jembatan, di Kuala Tungkal, Tanjabbar, pihak dinas minta Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) meninjaunya.

Dari peninjauan ke lokasi proyek jembatan Pulau Pinang, Tungkal Ilir, realisasi proyek ternyata baru lima persen. "Kontraktor masih menunggu pengiriman tiang pancang," kata Kabid Bina Marga Dinas PU Tanjabbar, Apridasman ST.

Apri, didampingi Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kuala Tungkal, Ikrar Darmawangsa SH yang juga Ketua TP4D Tanjabbar, mengatakan, proyek peningkatan jalan dan jembatan di Kuala Tungkal baru dua pekerjaan memenuhi progres pekerjaan.

Satu dari dua titik lokasi pekerjaan yang belum memenuhi progres, adalah proyek jembatan Desa Pulau Pinang. "Ada empat item pekerjaan yang ditinjau, yaitu jalan Parit Semau - Pelabuhan Roro, jalan Parit Ponco - Parit Deli, jalan Siswa Ujung - Parit II dan Jembatan Pulau Pinang,” jelas Apri.

Ketua TP4D Tanjabbar, Ikrar Darmawangsa, menegaskan, pelaksanaan proyek tidak bisa asal kebut saja. Jika proyek dikerjakan asal jadi, dampaknya pada kualitas pekerjaan itu.

"Itu gunanya kami turun ke lapangan. Setiap tahapan kami cek. Tidak ada istilah kebut satu malam," tandas Ikrar.

Ikrar menjelaskan, pendampingan dilakukan ‎untuk mencegah adanya indikasi penyimpangan. Hasil peninjauan sementara, baru proyek jembatan yang belum menunjukkan pencapaian progres.

Keterlambatan disebabkan lebaran. Pada H-7 hingga H+7 kendaraan besar dilarang masuk, sehingga terlambatnya kedatangan tiang pancang. (infojambi.com)

Laporan : Raini

 

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait

Berita Lainnya